The Best Class-Mates I've Ever Had

         Sebenernya ini blog khusus buat traveling, dan bukan blog buat curhatan menye-menye gue. Tapi karena kalian adalah The Best Part of My Life. Gue dedikasikan tulisan ini buat kalian. My Lovely Class-mates.


         Sedih, gundah gulana, galau, laper dan mules adalah apa yang gue rasakan ketika gue harus mengambil keputusan untuk berhenti kuliah. Mungkin ini pengambilan keputusan terbesar dalam hidup gue, secara ini menyangkut masa depan gue. Alasan kenapa gue memutuskan berhenti kuliah adalah, kalian boleh klik dan baca disini -----> alasan gue (Dosen Pariwisata Yang Bukan Pariwisata) (efek males nulis lagi)


          Keputusan ini bukan dengan mudah gue ambil, malah bisa dibilang lumayan sulit dan membuat galau. Haha. udah lama gue berpikir, berdoa, bertapa, makan menyan dan lain-lain untuk mencari semua jawaban atas kegalauan gue dalam mengambil keputusan. #tsaaaah

Pariwisata Yang Bukan Pariwisata


              Guys, mungkin tulisan ini adalah bentuk kekecewaan seorang mahasiswa terhadap kampus dimana tempat dia menuntut ilmu. (ilmu pengetahuan, ilmu santet dan ilmu silat). Ok, mungkin tulisan ini akan terdengar egois, mementingkan diri sendiri, apatis atau apapun itu. Tapi percayalah, tulisan ini dibuat atas rasa miris yang mahasiswa ini alami.

            Sebutlah mahasiswa ini berkuliah disalah satu Sekolah Tinggi Pariwisata di Bandung (semoga tidak terdengar seperti Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, STPB. Jelas ini beda. LOL) Mahasiswa ini hanyalah mahasiswa biasa, tidak teladan, tidak pintar, bukan anak emas, bukan mahasiswa kesayangan dosen, sering bolos. Jauh dari semua itu. Malah sering membuat masalah, namun mahasiswa ini juga bukan sampah yang tidak mengetahui posisinya.

            Singkat cerita. Kebetulan, mahasiswa ini mendapatkan kesempatan untuk meng-explore dan memajukan pariwisata Indonesia melalui sebuah program yang dibuat oleh Detik.com (sebuah perusahaan besar berbasis internet. red)

WOY !!! GUE MASUK ACI DETIK.COM !!! I'M A LUCKY MAN !!!

Seneeeeeeeeeeeeng...!!!
    Gembiraaaaaaaaaaa...!!!
Kageeeeeeeeeeeeet...!!!
    Sumringaaaaaaaaah...!!!
Mencreeeeeeeeeettt...!!!

Mungkin itu yang pertama saya rasain pas dapet telepon dari pihak detik.com kalo akhirnya saya berhasil menjadi 60 orang yang beruntung dari 17.500 orang lebih peserta ACI detik.com (walaupun telat).

Terpilihnya saya menjadi peserta ACI 2011 ini pun bukan dengan cara biasa, bukan seperti peserta lain yang sudah diberitahukan kelulusannya saat pengumuman resmi di situs ACI detik.com untuk pertama kalinya.

"I'm a Lucky Man !!!" itu lah apa yang pertama kali saya bilang di dalam hati saya ketika saya lolos. Tapi kenapa saya dapet kabarnya gak bareng sama peserta lain? Yak, saya menggantikan peserta lain yang gak bisa ikut. Maka dari itu saya bilang, "berapa beruntungnya saya !!!" Rezeki memang gak kemana.

Tips tidur di Bandara Sepinggan Balikpapan

Hay hay hay gembel-gembel :D
Udah lama banget nih saya gak posting sesuatu yang bermanfaat. Otak buntu banget sih abisnya, yang saya mau curhatin malah kegalauan saya, bukan tentang backpacking.

Nah karena kebetulan saya lagi gak galau, makanya saya membagikan sesuatu yang lumayan bermanfaat buat kalian para petualang gembel.

Tidur di bandara tentunya bukan hal yang aneh buat saya, dan kebetulan lagi, saya mendapatkan kesempatan tidur di Bandara Sepinggan Balikpapan waktu saya trip ke Kalimantan. Gak pake banyak bacot. Langsung saya share aja deh buat kalian yang mau ke Balikpapan dan menginap di Bandara Sepinggan.

Bandara Sepinggan adalah bandara satu-satunya di Balikpapan. Bandara yang lebih besar dari Bandara Hussein Bandung ini memang bangunannya cukup bagus dan luas. Dengan banyak ukiran kayu dan motif-motif khas dayak, bandara ini nampak seperti museum sejarah Kalimantan menurut saya.

Gak banyak yang bisa di explore dari bandara ini, saya sendiri sampai di Bandara Sepinggan ini pada malam hari dan kebetulan mendapatkan flight terakhir. Bandara Sepinggan, pada pukul 12 malam udah sepi banget. gak banyak yang bisa saya lakukan disini. Nah, untuk beristirahat sekedar untuk duduk-duduk, kalian bisa coba di kursi-kursi restoran yang berada di pojok bandara. Karena Bandara Sepinggan ini udah gelap alias dimatikan lampunya pada pukul 12 malam, maka bersiap-siaplah untuk agak sedikit nightmare.