Travellous “Lost in Europe, Found a Love”



Mimpi jika selalu dijaga dan diusahakan, pasti akan terwujud !

Sebuah quote yang terpampang di cover belakang buku ini seketika menggetarkan hati gue untuk sesegera membuka sampul plastik yang membungkusnya dan langsung membaca sampai tandas buku berjudul Travellous ini, tentu dengan membayarnya terlebih dahulu di kasir gramedia. Kenapa Tuhan menciptakan kasir, kenapaaaaa ? -_____-"

Kebiasaan gue, kalau mau baca buku pasti gue baca terlebih dahulu halaman “tentang penulis”. Kenapa ?? Karena dari melihat foto dan profile tentang penulis, maka gue bisa sedikit menebak bagaimana pembawaan cerita yang ditulis si penulis, apakah cerita serius, humor, inspiratif, sok romantis, dan lain-lain. Ok, setelah melihat dan membaca profile mas Andrei Budiman, sang penulis. Dengan sotoy gue menebak bahwa buku ini ceritanya bakal serius (dapat dilihat dari foto penulis yang bertampang angker. Hehe *dibanting mas Andrei*), inspiratif (dapat dibaca dari sinopsis-nya), dan mungkin bakalan sedikit membosankan (gara-gara gue baca di profil-nya, mas Andrei ini bekerja sebagai kritikus.) #GakAdaHubungannyaSihYak !

Tetapi setelah membuka dan membaca beberapa lembar halaman awal, ternyata semua tebakan gue SALAH sodarah-sodarah !! SA-LAH !!

Boro-boro serius !! Buku ini ceritanya implusif banget !! Memamparkan  sosok mas Andrei yang ternyata humoris banget !! Jauh dari kesan serius, apalagi angker *2 kali dibanting mas Andrei* !! Gak ada kesan serius setelah gue baca beberapa halaman awal buku ini, gue ketawa ketiwi sendiri baca buku ini disebuah foodcourt sebuah Mall, sampai diliatin sama beberapa pengunjung mall, mungkin dikira gue orang gila karena ketawa-ketawa sendirian.

Tulisan awal yang bikin gue ngakak dan tahu buku ini ternyata nggak serius-serius banget ceritanya, adalah pas testimoni dari seorang teman SMA mas Andrei..

Kenapa Kita Harus Traveling ke Luar Negeri ??


Postingan ini terlahir gara-gara rasa-ketidak-nyamanan-hati-gue yang agak sedikit terusik dengan beberapa pertanyaan dan traveler yang “sok idealis” tidak ingin traveling ke luar negeri sebelum menginjakan kaki di semua provinsi/ destinasi/ tempat wisata atau pulau-pulau Indonesia.

Banyak yang nanya ke gue ;

“Dis, Indonesia aja belom semua didatengin kok udah ke luar negeri aja sih ??”

“Dis, kok gue perhatiin lo sering banget traveling ke luar negeri daripada dalam negeri ??”

“Dis, apa sih keunggulan luar negeri sama dalam negeri ?? Kan Indonesia lebih keren.”

“Dis, kenapa sih gajah punya belalai ??”

Dan masih banyak lagi pertanyaan bodoh yang sebenernya akan terjawab dengan mudah kalau lo coba sendiri traveling ke luar negeri.

Sebenarnya gak ada yang salah dengan prinsip itu, tapi percayalah, bersikap “sok idealis” dengan meng-kotak-an destinasi traveling akan menjadi kerugian yang sangat besar buat mereka. Gue heran kenapa masih ada yang “sok idealis” dengan tidak mau traveling ke luar negeri sebelum keliling Indonesia, Dunia bukan hanya Indonesia saja, kawan.

Banyak pelajaran yang bisa gue ambil dari traveling ke luar negeri, gue jadi banyak tahu tentang pariwisata mereka, cara mereka mengemas destinasi-destinasi pariwisata mereka, cara mereka membuat tempat yang biasa saja menjadi luar biasa sehingga bisa menarik banyak turis untuk mengunjunginya, dan masih banyak lagi yang bisa gue jadikan perbandingan dengan pariwisata Indonesia, apa yang harus dibenahi dan apa yang harus ditambah.

Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah !!


Seselesainya gue mem-booking tiket ke Sulawesi dengan harga super murah, bahkan lebih murah dari tiket travel Bandung - Jakarta, dan nge-share tiket gue di twitter. Tetiba twitter gue ramai dengan hujatan dan kata dengki. Malah sampai ada yang lempar botol aqua sama bungkus konidin ke TL twitter gue saking iri-nya karena gue dapat tiket murah banget. Lebay sih tapi yah itu yang gue bisa tuliskan untuk menggambarkan suasana malam itu, saking riuh-nya. MUAHAHAHA :))

Tiket murah !! Gue tanya sekarang, siapa sih yang gak mau dapet tiket pesawat seharga softek 13 biji yang pernah gue beli di alfamart ?? Gue beli softek itu agak malu-malu soalnya gue cowok, tapi akhirnya gue beli juga setelah sedikit menyamar pakai topeng baja hitam RX, serial superhero dari Jepang dengan kolor besi. Gue buru-buru bayar terus gak pakai ngambil kembaliannya, soalnya si mbak penjaga kasir sudah masang muka mesem pas lihat gue beli softek 13 biji. Tapi walaupun malu, gue tetap berhasil bawa softek itu pulang ke rumah !! Yes, I am the Man with a thirteen softek !! Kenapa jadi ngomongin softek yah ?? #SalahFokus

Jadi gini nih, dengan desakan dan suruhan bar-bar beberapa teman di twitter untuk segera mem-posting tentang cara mencari tiket pesawat murah. Akhirnya gue dengan terpaksa harus posting juga. Dengan resiko, saingan pemburuan tiket murah akan lebih sengit seiring bergulirnya postingan tips mencari tiket murah ini.

P. S : buat kalian yang nyuruh gue nulis postingan ini dan merasa mendapat manfaat dari tulisan ini, hukumnya adalah WAJIB COMMENT !! kalau nggak, gue doain gak mati-mati !! kenapa gue doain gak mati-mati dan bukannya mati ?? soalnya mati lebih baik daripada menjomblo :( <--- #MendadakCurhat #TapiGakNyambung #BodoAmatBlogGueIni #HestekKepanjanganDis #BodoAmat -____-"

Buat para backpacker, tiket murah adalah hal yang paling dicari selain pahala dari Tuhan. Bahkan, saking addict-nya sama tiket murah, ada beberapa backpacker sesat yang menganggap Air Asia adalah Tuhan mereka, karena telah memberikan jalan menuju destinasi-destinasi yang mereka inginkan.

"Air Asia is my God" kata seorang backpacker Indonesia yang mempunyai blog bernama www.whateverbackpacker.blogspot.com !! Itu gue dong yah berarti ?? *toyor diri sendiri*

Tuol Sleng Museum, Bukti ketidak-lelakian si Pol Pot !!

Bangsat !! Si Pol Pot Bangsat !! Cemen !! Cupu !! Gak punya titit !! Kalau ada di depan gue sekarang udah gue telanjangin terus gue bakar tuh orang !! Untungnya gak ada di depan gue, GUE TAKUT !! -________-"

Itulah monolog yang gue lakukan dalam hati ketika gue berkunjung kesebuah museum di Phnom Penh, Kamboja saat trip #TravelinLoveSEA gue. Museum pembantaian lebih tepatnya. Disini lo gak bakal lihat tapir kaku atau monyet yang lagi mangap karena dikasih air keras, museum ini beda daripada museum yang lain, beda dari warteg atau rumah makan padang yang ada di Jalur Pantura. Beda !! #yakaliii

Tuol Sleng Museum, tampak luar

Tuol Sleng Museum namanya. Tempat ini memang sudah gue incer-incer dari dulu, pertama kali tahu tentang museum ini dari tayangan acara di TVone, TV-nya orang bego. Saat nonton tentang museum ini, serentak batin gue berbicara "Wah, keren juga nih kalau someday gue bisa mengunjungi museum ini di Kamboja !!" Dan ternyata "someday" itu akhirnya terwujudkan saat gue ngetrip keliling Asia Tenggara pada Januari 2012. Alhamdullilaaaaah..

Sebelum gue cerita keseruan gue disana, gue mau ngasih tahu sedikit tentang sejarahnya museum ini, tenang ini gak bakalan bikin bete kaya pelajaran sejarah di sekolah kok. Hehe..

Tuol Sleng Genocide Museum, itulah nama lengkap dari museum yang asalnya adalah sekolah SMA bernama Ponhea Yat. Saat pemerintahan Lon Nol yang gue kira dia adalah sepupunya ikan Lou Han, nama sekolah dirubah menjadi Tuol Svay Prey High School. Sekolah ini lalu dirubah fungsi menjadi penjara dan tempat pembantaian pada tahun 1975 pada era Pol Pot (pemimpin saat rezim pembantaian), yang berarti itu masih terbilang baru banget !!

Gak habis pikir gue, saat Indonesia sudah bebas merdeka dan bokap gue udah memasuki masa remaja keceh, di Kamboja masih ada pembantaian keji seperti ini, pembantaian yang di claim sebagai pembantaian tersadis di Asia Tenggara.

Setelah dirubah fungsi menjadi penjara, bangunan ini memiliki nama sandi rahasia, yaitu S. 21 (Security Office 21) Setelah gue analisa dengan keahlian detektif sotoy gue, kenapa dinamakan S. 21 ?? Mungkin, karena si Pol Pot tadinya pengen bikin bioskop tapi sepi pengunjung dan akhirnya gulung tikar, bisa dilihat dari angka 21 yang lazim-nya adalah nama bioskop di Indonesia, twentyone. Dan analisa kedua adalah, S. 21 tadinya adalah nama sebuah band melayu yang didirikan Pol Pot, tapi kalah tenar oleh ST12 yang malah pada akhirnya bubar karena Charlie sang vokalis berantem sama Pepeng sang drummer. Keren kan analisa gue ?? *ditebas Pol Pot*

Back to Story, pertanyaan yang terus terngiang-ngiang di kepala gue adalah, apa alasan si Pol Pot membantai masyarakat Khmer (sebutan untuk orang Kamboja, sama kaya kalau kita melayu) yang notaben nya adalah keluarga dia sendiri. Kita ambil contoh saat pembantaian Nazi di Jerman, Hitler yang orang Jerman membantai kaum Yahudi yang menurut dia orang jahat, itu berarti kaum satu membantai kaum satu lainnya. Sementara si Pol Pot membantai kaumnya sendiri yang berarti itu adalah termasuk keluarganya sendiri, Right ??

saking bencinya sama Pol Pot, ada yang Tipe-x-in mukanya :))

Tips Jadi Petualang ACI detik.com


Hei Hoo, Fellas !!

Postingan kali ini, gue mau cerita dan sedikit membagi tips tentang, bagaimana sih, menjadi petualang ACI detik.com ??

Nah, kalo ada yang belum tau, apa itu ACI detik.com itu adalah sebuah program jalan-jalan meng-eksplore Indonesia secara gratis yang disponsori oleh perusahaan berbasis online, detik.com.

Dan kebetulan, gue masuk menjadi 60 peserta petualang ACI dari 75.000 pendaftar online !! Keren kan gue ?? Hehe.. Kalo ada yang penasaran, kenapa gue bisa masuk. Monggo dibaca di Postingan gue sebelumnya, tentang ACI detik.com --> Wooy !! Gue Masuk ACI detik.com !!

Namum, sekarang gue mau share beberapa tips, kenapa gue bisa masuk ACI detik.com, yang juga sudah gue share sebeleumnya di akun twitter gue @takdos.
Yes, this is some tips, why I can be “Petualang ACI”

  • HARUS CINTA INDONESIA, melebihi cinta lo sama pacar !! “Kalo jomblo gimana, dis??” Shower-an aje !!

  • Jujur dengan apa yang lo tulis saat pendaftaran ataupun saat interview. Saat pendaftaran nanti, lo bakal dikasih form untuk mengisi biodata dan juga satu kolom “kenapa kamu cinta Indonesia?”. Karena waktu itu gue baru balik dari Kalimantan dan Pulau Derawan yang keren. Maka gue jawab aja Indonesia itu keren !! Simple but truthful !!

  • Banyakin jalan-jalan di Indonesia, itu bakal jadi nilai plus buat lo. Karena ini program “Aku Cinta Indonesia” maka akan sangat menjadi pertimbangan kalo lo sering keliling dan jalan-jalan di Indonesia.

  • Buatlah blog tentang perjalanan lo, itu akan sangat membantu. Ini yang kadang-kadang gak kepikiran sama kita, tapi setelah gue ikut ACI, gue tahu salah satu penilaiannya adalah, media apa yang bisa lo pakai untuk membagikan cerita lo nanti. Maka blog perjalanan adalah salah satunya. Namun apabila lo gak suka sama yang namanya nulis, lo bisa juga nge-share foto-foto Indonesia hasil jepretan lo sendiri.

  • Yakinkan juri kalo lo PANTAS menjadi Petualang ACI !! Banyak kriteria yang bakal menjadi penilaian huri, dan salah satunya adalah saat interview. Berikan penjelasan yang dapat menarik hati juri, dan akhirnya lo bisa kepilih.

  • Berikan ciri khas berbeda dari yang lain..Kalo gue pas interview pake bendera Indonesia yang ngebelit punggung gue (semacam menjadi Superman) dan gue satu-satunya yang bawa bendera Indonesia waktu itu. Nah kalo lo kepilih ampe tahap interview, lo bisa coba nge-cat badan lo dgn warna merah putih !! Bukannya masuk ACI, lo malah bakal disangka orang gila. Hehe..
Gue !!
  • Banyakin senyum pas di interview, karena senyum itu ibadah menurut Ustad Maulana..Alhamduuulilaaaaah..

  •  Selalu yakin kalo lo bakal keterima, tau diri, dan tau kapasitas diri. Setelah lo yakin sama diri lo sendiri, giliran lo yakinin juri. Saat pengecekan kelolosan, juri akan melihat-lihat blog dan facebook kita, maka gue sarankan. Jadikanlah blog atau facebook lo sebagai media menjual diri, maksudnya disini adalah, banyakin foto-foto traveling lo, tulisan-tulisan traveling lo dan ikutan beberapa group traveling atau backpacking yang banyak ada di facebook.

  • Nanti, setelah terpilih. Dari satu tim petualang, akan ada tiga orang. Dari tiga orang itu terdiri dari satu orang yang bisa menulis cerita. Satu orang yang bisa motret, alias jadi fotographer, dan satu lagi adalah adventurer, entah itu dia yang biasa muncak, diving atau bahkan surfing. Nah, tinggal pilih lo masuk yang mana?

  • Kalo lo nanti masuk jadi Petualang ACI dan lo dalam kondisi kuliah atau kerja saat akan perhi. Gue saranin keluar aja kuliah atau kerja-nya !! Gue aja keluar kuliah gara-gara ACI, dan gue gak nyesel sama sekali tuh. Muahahaha…

  • LAST !! MAKAN LONTONG KARI DI SEBERANG KANTOR @ACIdetikcom !! MUJARAB, BISA BIKIN LO MASUK #ACI2012 !! (sebelum interview, gue makan lontong dulu -___-")

Begitu saja beberapa tips dari gue guys, semoga bermanfaat, dan semoga lo jadi Petualang ACI selanjutnya !! Cheers !!


Hari Selasa, Sialan !


Kebanyakan orang bakal benci hari senin, karena hari itu adalah hari dimana sekolah, kuliah dan pekerjaan mereka akan dimulai kembali setelah sebelumnya menikmati weekend, bersantai, berleha-leha bersama keluarga, sanak saudara, pacar dan selingkuhan #ehh.

Dari anekdot tersebut, maka muncullah istilah "I Hate Monday". Right ??

Tapi tidak untuk Gue, Bang Diki dan Kak Nora yang lagi ikutan trip keliling NTB (Lombok dan Sumbawa) dari program ACI detik.com selama 16 hari. Kita gak benci hari senin, kita malah trauma sama yang namanya hari selasa, hari setelah hari senin dan hari sebelum hari rabu. Bingungkan lo ??

Ada apa dengan hari selasa ? Apa yang membuat kita trauma dengan hari selasa ? Apa yang membuat kita benci dengan hari selasa ? Apa yang telah dilakukan hari selasa kepada kita ? Hari selasa itu anak siapa ? siapa ? SIAPAAAAA !!?? #mendadakemosi

Di tulisan ini, gue akan bercerita. Behind story from our trip in Lombok and Sumbawa. Tulisan ini tidak ada diartikel ACI, tidak juga dibungkus siomay. Tulisan ini tulisan terlarang ! Tulisan yang seakan kalo gue nulis disembarang tempat, maka gue akan dikutuk ! dikutuk jadi ganteng ! Wasapadalah..Waspadalah !

Tragedi Ban Pecah !

Selasa pertama adalah hari saat kita akan menuju ke Kabupaten Dompu dari Kota Taliwang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tak ada yang aneh dari perjalanan panjang ini, yang aneh cuma muka supir kita, Mang Daung. perjalanan selama hampir 12 jam menuju Kabupaten Dompu nampaknya akan mulus-mulus saja, mengingat pendamping kami Mbak Sophie lumayan hafal jalanan di Sumbawa.

Mobil Toyota Avanza yang kami gunakan-pun nampak tak ada masalah, dia sehat walafiat, segar dan bugar. Perjalanan dari Kota Taliwang menuju Dompu, kami sempatkan dulu bertandang ke Museum Dalam Loka yang dulunya adalah bekas istana di Sumbawa Besar.

Tak lama kami melihat-lihat istana yang terbuat dari kayu itu, yang membuat gue melongo adalah istana itu tak berpondasi seperti layaknya bangunan biasa. Hanya ditopang oleh pilar-pilar kayu jati sebanyak 99 buah, dan itu pun tidak menancap, hanya bertumpu ke tanah. Keren !!

Seselesainya dari Museum Dalam Loka, kami melanjutkan perjalanan menuju kabupaten Dompu. Perjalanan ini akan sangat panjang dan melelahkan. Tak ada yang menyadari bahwa disinilah kesialan kami dimulai.

Harus Berani Traveling Sendiri !!


Lagi-lagi ide postingan ini gue dapat dari twitter, beberapa teman di twitter gue suka nanya "gimana sih caranya traveling sendiri ??" | "gue gak berani traveling sendiri ah.." | "aman gak yah traveling sendirian, apalagi cewek ??" "lo kok berani traveling sendirian ??" | "gimana sih cara numbuhin keberanian buat traveling sendiri ??" | atau "gimana sih rasa indomie soto gajah ??"

Beberapa pertanyaan itu mulai menumbuhkan pertanyaan baru buat gue sendiri "memang sulit yah traveling sendiri ?? Kan tinggal packing terus pergi doang.."

Tapi ternyata kenyataannya tidak se-simple itu, banyak faktor yang membuat kita jiper duluan sebelum pergi. Mungkin beberapa faktornya adalah masalah makanan, uang, ketakutan nyasar, kesepian dan yang paling banyak menjadi penghambat seseorang untuk traveling sendirian adalah masalah keamanan ! Right ??

Sebenarnya ketakutan akan beberapa faktor yang menghambat kita untuk menjadi solo traveling adalah adanya hal yang mengganjal dalam diri kita sendiri. Saat pertama gue traveling ke Thailand, gue gugup, takut dan mendadak jadi cupu walaupun gue memang cupu -___-".

Gue takut nyasar disana, gue takut kalo gue sakit siapa yang nyuapin bubur ke mulut gue, gue takut kalo lagi jalan malem-malem diperkosa bencong dan banyak lagi ketakutan-ketakutan lain. Lantas gue berpikir, kalo gue takut gue gak akan pernah jalan !! Toh, ke-apes-an bisa terjadi dimana saja. Jangankan di Luar negeri, di depan rumah aja lo bisa ditusuk terus mati !! Jadi stigma tersebut menumbuhkan ke-nekat-an gue untuk berani pergi sendiri. Ke tempat yang sama sekali asing buat gue !!

Nah dalam postingan ini, gue mau membagi beberapa tips buat kalian yang pengen traveling sendiri untuk pertama kali, terutama ke luar negeri, baik cewe maupun cowo apalagi bencong, bisa baca tulisan ini.

1. Buatlah itinerary perjalanan, kenapa ?? Karena ini akan memudahkan lo untuk mengetahui step-step kemana lo akan melangkah. Lo bisa buat garis besar itinerary perjalanan yang akan lo lakukan, ataupun kalau lo orang yang parno-an. Lo bisa bikin itinerary se-detail mungkin, seperti naik kendaraan apa, tidur dimana, beli makanan dimana sampai ngelangkah pake kaki kiri duluan apa kanan duluan. Pokoknya detail banget !!

2. Persiapkan barang bawaan dengan teliti. Pakaian, chargeran, jaket, alat mandi, Identitas diri, dan sebagainya. (detail-nya lo bisa lihat di tulisan gue yang ini --> Apa saja yang harus dibawa untuk backpacking ke Luar negeri)

Barang bawaan gue nih kalo backpackeran :D
3. Bahasa Inggris. Biasakan lagi berbicara bahasa inggris, lo gak harus kuliah sastra Inggris dulu buat bakal lo traveling. Di Asia Tenggara, dengan modal bahasa Inggris setingkat kelas 2 SMP di Inggris, lo sudah bisa berkomunikasi kok. Seenggaknya lo tau yang basic-basic-nya, kaya nanya tempat, nanya harga dan nanya sudah punya pacar apa belum ?? (Mau traveling apa nyari jodoh ??)

Walaupun ternyata bahasa Inggris lo dibawah rata-rata waktu SMP, jangan khawatir !! Kita masih punya bahasa Internasional lain yang insyaallah di mengerti semua pihak, Yaitu BahasaTarzan Huu..Huu..Haa..Haa..

Digebukin Babon Russia di Phi Phi Island



Goblok !! adalah kata yang terucap dari mulut pacar, saat gue memutuskan untuk menjadi volunteer Thai Boxing di Reagge Bar, Phi Phi Island, Thailand.

Ini bukan yang pertama kali gue mengunjungi Phi Phi Island, sudah 2 kali terhitung gue mengunjungi pulau keren ini. 24 hours Party Island julukan gue untuk pulau ini, karena disini lo bisa pesta gak inget waktu sampai gak inget diri. Lo bisa mabok dari pagi sampai pagi lagi, lo bisa mabok pake vodka, tequilla, arak Thailand sampai spirtus rasa nanas.

Banyak banget bertebaran cafe, restoran, pub dan bar di pulau ini. Jadi gak heran kalo dimana-mana lo bisa liat bule lagi pada nongkrong sambil minum-minum. Dan salah satu Bar yang terkenal dan banyak dikunjungi turis adalah Reagge Bar yang menampilkan pertandingan Thai Boxing, LIVE dan GRATIS !!

Awalnya gue nongkrong di Reagge Bar cuma buat wifi-an sambil nyelow ngerokok, tapi entah kenapa tiba-tiba terbesit lah ide tolol gue untuk mencoba menjadi Thai Boxer. Lalu gue campaign-kan-lah niat gue di akun twitter..

"kalo followers gue nambah 20 orang sampai jam 9 malem, gue bakal ikutan jadi volunteer Thai Boxer buat lawan bule Russia"

Lagi sibuk twitteran
Sekitar dua jam lebih Timeline twitter gue rame banget pada mention-in temen-temennya buat follow gue, ada yang maksa temennya, ada yang melas-melas ke temennya, ada yang di campaign ulang ke Facebook, sampai ada yang bikin konvoi arak-arakan di jalan cuma buat followers gue nambah 20 malem itu juga. Yang secara gak langsung mereka juga pengen banget liat gue mati digebukin orang Russia yang badannya segede Babon !! Gue mulai stress !! *garuk meja*

Mengatur Budget Saat Backpacking !!


"Duit..Duiiiit.. !! kesini dong aku mau duiiiiiit.."

itulah salah satu kutipan lagu dari Dedi Dukun mengenai duit. Betapa klimaks dan penting-nya-kah arti duit untuk Backpacker ?? Jawabannya, yaiyalah lah, bego !! bukan cuma backpacker yang butuh duit. Semua orang juga butuh duit, mulai dari gembel sampai presiden aja butuh duit !!

Jadi, atas dasar duit lah gue membuat postingan ini. Banyak yang nanya ke gue, bagaimana cara mengatur masalah keuangan saat traveling ?? Bagaimana bisa, gue hanya menghabiskan duit kurang dari 3 juta untuk backpacker-an keliling Asia Tenggara, selama 24 hari ?? Dan bagaimana bisa, gue tetap terlihat keceh walaupun sering jalan-jalan ??

Mari gue beri tahu rahasia-nya..

How To Manage Your Budget While Traveling :


1. Jangan jadikan diri lo budak duit. Jangan jadikan diri lo diatur oleh uang. Sebenarnya, elo lah yang harus mengatur uang !! itulah prinsip dasar kalau lo mau jadi low cost traveler.

2. Berapapun uang yang lo punya, percayalah, lo tetep bisa traveling !! itu prinsip kedua saat ber-traveling.

(ini gue ngasih tips apa nasehatin yak? berasa Mario Teguh nih gue..Ok, mulai dari no. 3 gue kasih tips nya, bukan prinsip, apalagi hansip <-- mulai gak jelas)

3. Dari awal, lo harus tahu diri berapa duit yang lo punya. hitung bener-bener, terus sesuaikan dengan destinasi yang lo pengen. Catatan, jangan punya duit cuma 200rebu tapi lo pengen keliling dunia. Itu namanya takabur. Menyekutukan bencong. Jangan !!

4. Searching atau tanya-tanya ke Dispenser, berapa rata-rata harga untuk transportasi, penginapan dan makanan, karena 3 hal ini lah sebenarnya yang paling penting dalam mengetahui pengeluaran dari awal, terus cocokkan dengan budget yang lo punya. *ngomong sama dispenser*

24 hari !! Perjalanan #TravelinLoveSEA Gue Berakhir !!


24 hari bertualang di 5 negara Asia Tenggara bersama dengan pacar, lebih dari 12 kota Asia Tenggara di berbagai negara sudah kita jelajahi, dan sekarang perjalanan gue akhirnya harus berakhir juga. Ini adalah hari terakhir gue sebelum kembali menuju Indonesia.

24 hari, banyak banget yang sudah gue dan pacar lalui, banyak banget pengalaman yang sudah kita dapat, bukan hanya pengalaman menyenangkan dalam traveling. Tetapi pengalaman yang membuat hati gondok pun sering banget kita berdua alami.

24 hari sudah sangat cukup untuk gue mengetahui dan meng-eksplore berbagai macam kekayaan yang negara tetangga kita punya. Entah itu keindahan alam, tradisi, human interest, adat istiadat bahkan kuliner.

24 hari yang sangat melelahkan, sangat menguras emosi, dan sangat membuat gue rindu akan Indonesia.

24 hari yang semoga akan menjadi pelajaran untuk hidup gue kedepannya.

24 hari yang semoga akan menjadikan gue lebih baik dalam bersikap, berfikir dan memandang berbagai macam hal.

24 hari yang gak akan pernah gue lupain, mengekspolre Asia Tenggara bersama wanita cantik bernama Veby Melisa :)


2 February 2012, Ho Chi Minh City, Vietnam

Rumah !!


"Petualangan gue tinggal lima hari lagi !! Gue rindu rumah !!"

kalimat itu yang berkali-kali gue ucapkan pada diri gue sendiri, bukan gue gak betah atau gak kuat lagi buat berada di posisi sekarang, gue yang sedang melakukan perjalanan panjang, keliling Asia Tenggara. Tetapi, sesering-seringnya gue pergi dan dalam jangka waktu yang pendek maupun panjang, kadang rasa rindu terhadap rumah pasti sesekali muncul menyeruak. Memaksa gue menjadi makhluk lemah, merindu akan tempat yang dinamakan rumah.

Gak munafik, gue adalah orang yang senang berdiam diri di rumah, mengerjakan sesuatu yang tak berguna, dan mengulanginya terus menerus hingga keinginan untuk bertualang kembali muncul, baru gue pergi lagi ninggalin rumah.

Begitu juga dengan kalian, kan ?? Sehebat-hebatnya destinasi yang kalian kunjungi saat trip, percayalah, rumah tetap tempat paling nyaman yang bisa pernah kalian rasakan. Kadang rasa rindu akan rumah muncul ketika gue diem gak ngelakuin apa-apa, dalam perjalanan bus yang panjang, dan dalam kebosanan gue saat terpaksa harus gak kemana-mana hanya untuk mengirit uang perjalanan. Ah.. Gue rindu rumah..

28 January 2012, Siem Reap, Cambodia.

ekspresi rindu rumah


  
P.S : setdaaaaah..nape tulisan gue jadi cengeng begini, mirip sinetron-sinetron Indonesia yak -__-"


Apa itu #TravelinLoveSEA ??


Hello guys, udah lama banget gue gak update cerita yee..

kenapa bisa begitu? soalnya sekarang gue lagi nge-trip bareng pacar gue :) Kita sekarang lagi trip keliling Asia Tenggara, tentu dengan Backpacker style.

Jadi kalau lo follow twitter gue di @takdos, lo bisa liat live tweet kita selama perjalanan di Asia Tenggara dengan hashtag #TravelinLoveSEA. Jadi apa itu #TravelinLoveSEA ?? Let me explain for you, #TravelinLoveSEA adalah program trip implusif gue sama pacar gue, Veby Melisa. Kenapa implusif ??

1. Kita beli tiket pesawat ke singapur dadakan banget, tapi tetep murah.

2. Awalnya, kita beli tiket cuma buat trip di Singapur doang, tapi karena ke-nekat-an gue dan ke-lugu-an Veby yang mudah dipengaruhi, akhirnya kita malah nambah banyak banget destinasi. KITA MAU KELILING ASIA TENGGARA SEKALIGUS !!

3. Karena sudah terlanjur ganteng dan kece, maka gue buat itinerary dadakan juga, jadi rencananya kita bakal nginjekin kaki di 7 negara Asia Tenggara. Singapur, Malaysia, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja dan Vietnam.

4. Gobloknya, karena trip tinggal beberapa minggu lagi, sedangkan gue gak punya duit sepeserpun, terhitung tiga hari sebelum berangkat, dompet gue isinya cuma duit recehan sama lalat mati kejepit. Miris Boy !!

Danau Pulau Satonda, Awal Kehidupan Di Dunia



Katanya sih, judul sangat menentukan tulisan itu diminati atau tidak untuk dibaca, judul tulisan menjadi hal pertama yang memikat orang untuk membacanya, maka gue buatlah judul yang spektakuler seperti di atas. "Awal Kehidupan Di Dunia" !!

Bukan lebay bukan melebihkan, tapi Pulau Satonda memang-lah Pulau yang mengawali kehidupan di Dunia. Pulau Satonda yang memiliki danau purba berusia ribuan tahun ini memang sangat-sangat unik, banyak peneliti yang tertarik untuk meneliti Danau di Pulau Satonda. Keunikannya adalah Pulau Satonda memiliki danau berkedalaman 86 meter, kalau biasanya danau adalah berair tawar, namun Satonda memiliki danau berair asin. Bahkan asin-nya air laut kalah dengan asin-nya air danau Satonda atau bahkan ikan asin di pasar. Sumpah gue nyicip sendiri !!

Danau Satonda

Menurut peneliti, Pulau Satonda terbentuk karena letusan gunung api di dasar laut, jutaan tahun lalu. Setelah meletus dikedalaman 1.000 meter, letusannya membentuk sebuah pulau kecil yang sekarang dikenal dengan nama Pulau Satonda.

Pulau Satonda juga memiliki stromatolit, terumbu paling tua yang telah muncul sejak Archean, atau beribu-ribu tahun sebelum munculnya binatang-binatang bersel lebih dari satu. Tepatnya sekitar 3.000 juta tahun yang lalu !! Keren banget gak tuh ?? gue lagi kaya apa coba, pas 3.000 juta tahun yang lalu ?? Selain itu, Pulau Satonda juga adalah pulau yang dulunya bekas gunung api bawah laut.

Laut Pulau Satonda

Gue berkunjung ke Pulau Satonda berangkat dari Desa Calabai, setelah sebelumnya gue main air di air terjun Pulau Moyo, sesampainya di Pulau Satonda. Salah satu pemandangan yang paling menusuk mata selain air lautnya yang biru bergradasi hijau, Gue juga disambut oleh bentangan panjang anjungan atau dermaga kecil di Pulau Satonda. Bentuk dermaga kayu-nya keren !! bukan lurus seperti biasa, tapi meringkel naik turun yang katanya sih bekas kena terjangan ombak besar.

Dermaga/Anjungan Pulau

Gunung Tambora #4 (Summit Attack !!)


Hello, Guys !!

Entah kenapa sekarang gue lagi doyan banget nulis, bulan Januari belum kelar aja tulisan gue di blog udah ada 5, dan 6 dengan postingan ini. Entah karena gue lagi hobi nge-bacot apa gue lagi seneng share tentang diri gue dan pengalaman traveling gue. Pokoknya nulis sudah seperti kesenangan gue sendiri. Gue seneng denger suara keyboard yang diketik, gue seneng lihat monitor LCD gue, dan gue seneng sama pembaca-pembaca blog gue yang tetep baca tulisan absurd ini. hehe..

So, melanjutkan cerita gue di Gunung Tambora yang gue janjikan sebelumnya. Perjalanan dari pos 3 menuju pos 4 yang menyiksa sudah gue lewati dengan sehat walafiat, walaupun dibumbui dengan beberapa hal mistis selama perjalanan.

Setelah beristirahat di pos 4, kita ber-enam melanjutkan perjalanan menuju pos 5, atau pos terakhir sebelum mencapai puncak. Perjalanan menuju pos 5 tidak terlalu berat seperti pos-pos sebelumnya, tidak juga ada halangan yang berarti. Hanya beberapa dahan pohon yang tumbang dan jalanan yang agak sedikit curam.

Dua jam waktu yang diperlukan untuk mencapai pos 5 dari pos 4. Menuju pos 5, udara sudah semakin hangat dan matahari sudah mulai nampak. Kita ketinggalan menyaksikan sunrise di puncak Tambora.

Pos 5 ini adalah sebuah lahan yang cukup luas, gak sedikit pendaki yang mendirikan tenda di pos 5 untuk beristirahat, selain memang tanah datarnya yang lumayan luas, di pos 5 juga terdapat sungai kecil yang bisa diminum airnya. Tapi konon, menurut Bang Wawan, pos 5 inilah yang paling angker.

Menurut Bang Wawan, disinilah portal antara dunia manusia dengan dunia makhluk halus. Aura di pos 5 ini pun memang agak nyeremin, tempatnya yang diselimuti beberapa pohon pinus dan bambu, membuat pos 5 semakin angker. Pernah ada seorang pemburu yang meninggal di pos ini karena tertembak senapannya sendiri, entahlah karena apa, tetapi memang aura-nya gak enak banget. Beda sama Aura Kasih yang enak banget. Slurrrpp...

Hutan Pohon Pinus

Gak lama kita beristirahat di pos 5, karena memang belum terlalu capek. Akhirnya kita pun melanjutkan perjalanan menuju puncak, perjalanan dari pos 5 menuju puncak, gue sudah berasa gak kaya di hutan lagi, hamparan luas tanah vulkanik berwarna hitam yang dihiasi rerumputan membuat pandangan kembali segar. 360 derajat yang gue lihat adalah pemandangan yang spektakuler. Puncak Gunung Rinjani dan Pulau Satonda nampak jelas terlihat dari ketinggian Gunung Tambora.

look like NZ

Gunung Tambora #3 (Makin Mistis !!)


Segelas kopi, 2 bungkus rokok, playlist winamp yang asyik, menemani gue bercerita tentang kelanjutan perjalanan gue di Gunung Tambora. Perjalanan sarat petualangan.

Lanjutan cerita gue di Tambora..

Pada pukul 3 subuh, sentuhan tangan dingin dari Bang Wawan, mulai menggerayangi tubuh gue, membangunkan kita berlima dari tidur lelap. Bang Wawan terbangun terlebih dahulu karena dia mendengar ada suara banyak orang yang lagi jalan. Kaya lagi latihan baris-berbaris gitu, di lembah belakang bale-bale kita, kata Bang Wawan sih itu suara berasal dari para tentara Jepang yang sedang berjalan menelusuri Tambora.

Memang sering sekali suara-suara aneh bin misterius terdengar di pos 3, selain suara tentara jepang yang sedang berjalan, suara tangisan dari Siti, bocah wanita bisu dan gesrekan pepohonan yang seperti sedang dilalui babi hutan pun sering terdengar di keheningan malam. Tapi bagi gue, suara yang paling mengganggu adalah suara dengkuran salah satu dari kita. *uhuk* #NoMention

Pukul 3 subuh kita sudah terbangun semua, sedikit menggelinjang untuk meregangkan otot yang kaku karena tidur meringkel, kita pun siap dengan Summit Attack Tambora !!

Pos 3 Yang Horror !!

Kenapa harus pukul 3 subuh ?? Soalnya selain itu angka yang cantik (cantik dari hongkong), kita pun bakalan ngejar sunrise di Puncak Tambora yang walaupun pada kenyataannya kita boro-boro nyampe puncak tepat waktu.

Persiapan sudah di packing dalam satu backpack, kita cuma bawa beberapa hal penting saja seperti, air minum buat meredakan dahaga, biskuit buat ganjel perut yang lapar, bendera Indonesia yang bakalan gue kibarin di puncak, passpor yang siapa tau diatas ada pengecekan imigrasi dan badak jawa buat gue bakar.

Perjalanan dari pos 3 menuju pos 4 dihiasi dengan langit yang gelap gulita, gak ada penerangan sama sekali dari bulan. Track dari pos 3 menuju pos 4 ini agak bikin gue nyinyir kewalahan, gimana nggak !! Pacek penghisap darah memang sudah gak ada sekarang, tapi yang bikin perjalanan makin tambah berat adalah jalan tanah yang lebih licin disertai curam-nya tanjakan dan jurang yang menganga dipinggir kiri gue semakin membuat tegang perjalanan ditengah kegelapan malam.