Bandung, Kota Yang Cocok Untuk Jatuh Cinta..

Sebelum menulis artikel ini di blog, gue bikin survei kecil-kecilan mengenai Bandung melalui akun twitter gue (@takdos)

Pertanyaannya adalah, Apa yang paling lo rasain "kena" banget dari Bandung? Dari sekian banyak twit yang diposting, twit inilah yang paling banyak di ReTweet sama para followers gue, begini kurang lebih twit-nya :

"Bandung itu cocok buat jatuh cinta, cuacanya teduh, kontur kota menyenangkan, kuliner enak, biayanya pun relatif murah :)"

Dari twit tersebut, munculah ide untuk mengembangkannya menjadi sebuah artikel yang akan diposting di blog untuk mengikuti lomba dari Blogvaganza yang gue liat di Internet.


Let me guess,

Bandung emang tempat yang cocok banget buat yang jatuh cinta atau pacaran, sebenernya kalo lagi jatuh cinta sih emang menyenangkan dimana aja, mau lo di Jakarta, di Palestina, di kamar mayat, bahkan di planet yang cuma ada lo berdua aja tetep menyenangkan kalo yang namanya jatuh cinta. Tapi jatuh cinta di Bandung ini beda kawan, jatuh cinta di Bandung ini bener-bener gak ada duanya.

Kenapa beda dis? emang apa yang bikin beda dis? Lebay lo ah, berantem sini sama gue.. #MendadakNapsu

Eits, tenang dulu Man..
Ok, mari gue jelaskan point per point biar lo ngerti dan gak ngajak gue berantem.

Pertama..
Kita bahas dari cuaca dulu, di Bandung yang terkenal dingin dan sejuk (walaupun sekarang udah panas kaya neraka tingkat 7) Tapi tetep, cuaca Bandung emang udah paling cocok buat pergi-pergian bareng sang kekasih. Dan cuaca ini membuat para pemuda dan pemudi Bandung punya pilihan berdandan yang lebih variatif. Dibanding Kota lain misalnya. Dandanan anak Bandung lebih seru-seru. Cardigans, sweter, hoodie dipinggir jalan? Hanya di Bandung. Di tempat lain dandanan kaya gitu mah kepanasan. Mati gaya. Mati kepanasan.

Di Bandung, banyak tempat pacaran yang enak. Kalo cuaca sedang panas, lo bisa pergi ke daerah atas seperti Dago Pakar, Lembang atau Ciwidey untuk menikmati kesejukan hawa Bandung. Dijamin, nembak gebetan di Lembang atau Ciwidey kemungkinan lo bakal diterima sangat besar Man.. Lo bisa bilang, "mau jadi pacar aku gak? Kalo nggak aku tinggalin nih" Gue yakin si cewe bakal dengan berat hati nerima lo, Hahaha..

Setelah Hujan di Kota Bandung
Terus lagi kalo cuaca sedang hujan, Bandung akan terasa lebih romantis, dinamis, argonomis, spesialis, kue lupis (Bingung? Sama gue juga bingung) Anyway, kalo cuaca-nya lagi mendukung banget, lo bisa pacaran sambil nongkrong-nongkrong di cafe sembari ngopi dan sebagainya. Kalo cuaca-nya bersalju? Berarti lo bukan sedang ada di Bandung, kawan. Hehe :)

Kedua..
Kontur kota, Bandung adalah kota yang enak sekali untuk berjalan kaki. Trotoar tersedia cukup layak digunakan, sepanjang Jalan Dago selalu ada tempat untuk berjalan kaki. Sepanjang Jalan Cipaganti, dengan trotoar yang lebar serta diteduhi pohon-pohon yang rindang, sambil liat-liat rumah-rumah besar di kiri dan kanan jalan akan sangat menyenangkan untuk berjalan kaki, apalagi barengan dengan sang kekasih :)

Kalo gak mau jalan kaki, lo bisa juga bersepeda bareng pacar di Kawasan Dago, Balai kota sampai Jalan Supratman. Sudah ada bicycle track berwarna biru yang siap jadi jalur bersepeda kalian. Yah, walaupun sekarang cat-nya udah banyak yang ilang tapi lumayanlah masih tetep bisa sepedaan bareng sama pasangan.

Sepanjang Jalan Cipaganti

Kontur kota Bandung yang berbukit pun membuat anak Bandung punya pilihan untuk melihat city view, atau kalo malem city lights. Romantiskan?

Bandung City Light
Ketiga dan yang paling penting..
Kuliner enak dan murah. Bandung adalah gudangnya makanan-makanan enak !!! Kalian bisa dapetin semua makanan di Bandung. Mulai yang dari tradisonal sampai yang kebarat-baratan, mulai dari yang manis sampai yang pedes, mulai dari cemilan sampai makanan berat, mulai dari makanan khas Aceh sampai makanan khas Indonesia Timur, mulai dari angkringan sampai restoran fine dinning, mulai dari yang murah banget sampai yang mahal banget ada semua di Bandung. Gak heran banyak para wisatawan yang dateng ke Bandung cuma buat wisata kuliner. Mau yang murah, enak, tetapi tetep romantis? Bandung banyaaaaak banget tempat kaya gituan. Bandung is a paradise of the delicious food.

Biaya pacaran, hehe.. Mungkin ini yang paling krusial. Biaya pacaran di Bandung relatif murah. Bandingkan dengan Jakarta yang kalo lo bawa Rp. 100.000,- doang buat pacaran, misalnya untuk ngajak pacar lo nonton dan makan aja (ok, ini adalah kegiatan pacaran yang paling standar) uang 100.000 perak itu gak akan cukup. Nonton berdua aja udah 60.000 perak, belom bayar parkir di mall yang bisa ampe lebih dari 10.000 perak, belom ongkos atau bensin, terus nraktir makan pacar pake duit 30.000 perak? Mau makan apa, kawan? Makan Roti di supermarket? Hehe..

Makanan di Salah satu Restoran di Bandung
Di Bandung, uang 100.000 perak itu bisa dipake 2 kali nge-date bareng pacar (pengalaman gue) Gimana caranya? yah kalian cari-carilah sendiri. Hahaha.. Pokonya Bandung sangat bersahabat dengan siapapun yang sedang jatuh cinta.

Indahnya Bandungku..


Dari Desa ke Desa #1 (Desa Sade, Desa-nya Penculikan)

Beruga Desa Sade
Bosen sama rutinitas di kota yang monoton? bosen dengan kegiatan lo yang cuma kuliah, kerja, nongkrong di Mall dan boker di celana? (yang terakhir itu khusus buat gue) Lets moving like Jagger bro, Desa adalah tempat yang cocok buat bikin otak lo kembali segar dan waras. Selain tempat portitusi tentunya.

Saat trip di Lombok, gue mengunjungi dua desa yang punya keunikan tersendiri. Entah itu dari bangunannya, adat istiadat maupun peraturan di desa tersebut. Kita sebut saja desa pertama mawar dan desa kedua melati. (nampak seperti desa korban pemerkosaan kan?)

Becanda, becanda..serius amat bacanya :D


Desa Sade bertanggakan batu
Desa pertama bernama Desa Sade yang terletak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa asli suku sasak, atau suku pertama yang tinggal di Lombok. Desa Sade dihuni oleh Suku Sasak yang hobi makan salak, kerjaannya suka malak, kalo ada yang ngasih uang ditolak, kalo puasa bikin kolak, pemain bola favoritnya adalah Michael Ballack. Gak nyambung memang tapi bodo lah, orang ini blog blog gue. HAHAHAHA..

Keunikan Desa Sade yang paling gokil adalah dari sektor bangunannya, Hotel berbintang 5, Shoping Mall yang luas, dan apartemen bertingkat 30 menjulang tinggi di Desa ini. Tapi gue bohong HAHAHA.. (kok gue becanda mulu yah? maaf yah)

"Seandainya saya Anggota DPD RI" - Pariwisata Adalah Ujung Tombak Perekonomian


       Seandainya saya anggota DPD RI. Mimpi memang, tapi cobalah untuk jujur, dengan menjadi anggota DPD RI setidaknya saya bisa membuat program untuk merubah Indonesia menjadi lebih baik. Seandainya saya anggota DPD RI, saya akan membuat program yang menyangkut tentang Pariwisata Indonesia. Sebagaimana kita ketahui Indonesia memiliki banyak destinasi pariwisata yang mengagumkan. Maka dari itu, program yang saya akan buat adalah :

·     Memeratakan Pembangunan di Daerah, Pengalaman traveling saya mengatakan, pembangunan di Indonesia sangat timpang. Infrastruktur di Indonesia tidak memerata dengan baik. Lihat saja Indonesia bagian timur yang akses transportasi dan jalannya belum bisa dikatakan layak guna. Sehingga untuk mencapai salah satu destinasi pariwisata sangat sulit untuk dilakukan. Program ini mencakup kemudahan dalam mengakses suatu tempat, transportasi, akomodasi, komunikasi, dan lain-lain.

Akses darat Samarinda - Berau yang 70% jalannya adalah tanah dan batu


·   
        Memberikan campaign dan penyuluhan terhadap warga lokal mengenai Pariwisata, Sebagaimana kita ketahui, objek wisata bagus saja tidak cukup untuk menarik para wisatawan berkunjung ke suatu daerah pariwisata. Maka dengan begitu saya akan membuat program penyuluhan yang menyangkut pendidikan dan pengetahuan umum mengenai pariwisata, terutama objek pariwisata di daerah tersebut. Pendidikan disini akan menyangkut mengenai pembelajaran bahasa asing, pengetahuan umum tentang pariwisata, dan pendidikan karekter warga. Dengan masyarakat yang berilmu, maka objek pariwisata akan semakin maju dan warga pun akan melestarikannya.

·        Mempromosikan Indonesia dan Daerah tersebut, Menurut saya, Indonesia sangat kurang dalam mempromosikan kekayaan dan keindahan Indonesia. Ambilah contoh dari Negara tetangga kita, Malaysia dan Thailand. Mereka berhasil mengemas pariwisata mereka dengan sangat baik. FYI, menurut survey pada tahun 2010, wisatawan asing yang mengunjungi Thailand jauh lebih banyak daripada Indonesia. Hampir 15 kali lipat. Maka dari fakta tersebut kita bisa melihat bahwa promosi pariwisata adalah faktor yang sangat penting untuk mengenalkan lalu memajukan Pariwisata Indonesia. Promosi dapat dilakukan melalui beberapa media, baik cetak maupun televisi. Jangan tanggung-tanggung untuk mengeluarkan budget promosi. Malaysia sendiri mengiklankan pariwisata mereka lewat HBO dan berbagai stasiun TV terkenal lainnya “hanya” untuk bisa mengenalkan pariwisata negara mereka ke seluruh dunia. Dan itu SANGAT BERHASIL.

Source : Google

·    
       Menciptakan Pariwisata, Kekayaan dan keindahan alam Indonesia memang sangat jauh lebih indah dari 3 negara tetangga yang pernah saya kunjungi, Malaysia, Singapura dan Thailand. Singapura yang hampir sama sekali tidak mempunyai kekayaan dan keindahan alam saja bisa mengalahkan Indonesia dalam hal menarik wisatawan untuk menambah devisa Negara. Tapi kenapa mereka bisa? Jawabannya adalah mereka menciptakan Pariwisata mereka sendiri. Ada 2 yang bisa saya ambil dari Negara Singapur mengenai pariwisatanya.

1.   Wisata Bangunan, karena mereka tidak mempunyai alam yang dapat “dijual”, akhirnya mereka membuat bangunan yang bisa menarik minat wisatawan. Mereka menciptakan beberapa objek pariwisata mereka, mereka membuat Universal Studio, Marina Bay Sands, Santolo dan bangunan-bangunan lainnya.

2.   Wisata Kesehatan, wisata tidak selalu harus mengenai objek dan kesenangan saja. Singapur membuat wisata kesehatan. Mereka membuat rumah sakit bertaraf Internasional, mereka memiliki SDM yang ahli dibidang kesehatan, lalu mereka “menjual” hal tersebut dengan harga lebih murah tapi kualitas lebih baik. Faktanya banyak orang Indonesia yang berobat ke Singapur. See?

INDONESIA !!!


Pariwisata Indonesia bisa menjadi ujung tombak Perekonomian. Kenali Negerimu Cintai Indonesiamu.


Lombok adalah Pabrik Cabe

Pandangan pertama begitu menggoda :p

Temen gue, si penulis Travelicious Lombok, Lalu Abdul Fatah pernah nulis dibukunya kalo "Lombok itu bukan cabe", gue setuju Lombok itu bukan cabe. Yang bener, Lombok itu P-A-B-R-I-K  C-A-B-E bro !!! Ok, izinkan gue bercerita tentang si Lombok dan keterkaitannya dengan cabe. Here we go.

Pedes adalah apa yang pertama gue cari kalo wisata kuliner di Lombok, gak usah dicari deh, kayanya hampir semua makanan di Lombok itu bahannya semua pake cabe. Mulai dari ayam rasa cabe, daging rasa cabe, ikan rasa cabe, sayur rasa cabe ampe cabe aja rasa cabe, sangar gak tuh? #cabedeh #CapeItuMah

Ya gini deh, pokonya lo yang doyan sambel dan doyan bikin perut lo mules, Lombok adalah jawaban yang tepat untuk semua itu. Kita mulai dari makanan yang paling terkenal di Lombok, yaitu Nasi Puyung. Bukan nasi payung, kalo nasi payung susah makannya. *Jedotin Pala*

Keunikan nasi puyung ini, dia bisa dimakan buat sarapan, makan siang, makan malem sampe jadi makanan anjing juga bisa. Pokonya nasi puyung ini adalah makanan yang flexibel (bukan karet) bisa dimakan kapan saja, lagi apa saja, dimana saja, sama siapa saja? kamu gak bohong sama aku kan? kamu lagi sama siapa sih? Jujur dong sama aku, jangan bohongin aku terus.. #MendadakGalau

Hemm..sorry tadi curhat dikit. Anyway, mari kita lanjutkan ceritanya.

Nasi Puyung yang paling terkenal adalah "Nasi Balap Puyung Asli Cap Inaq Esun" yang konon telah berdiri sejak tahun 1970 dan gue yakin Si Inaq Esun ini lomba lama-lamaan berdiri sama Nyonya Meneer yang sudah berdiri sejak 1977. See, wanita memang hebat.

Inaq Esun, Sejak 1970

Pulau Kenawa. I can't discribe your exquisite

Ngiri kan lo? :p
Lagi. Gue nemuin pulau surga yang keindahannya tiada tara, tiada lawan dan tiada tanding. Pulau Kenawa, berada di perbatasan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, siapa yang menyangka kalo di tempat sepanas dan segersang ini ada pulau keren nongkrong dengan indah di tengah laut.

Menuju Pulau Kenawa ini gue dianter sama Bapak dari Dinas Perikanan dan Perlautan, Gak lama dari pelabuhan Sumbawa menuju Pulau Kenawa. Hanya 15 menit menggunakan perahu tongkeng kecil, 3 menit menggunakan speed boat, 17 detik kalo lo nebeng terbang sama Superman dan gak akan pernah nyampe kalo lo memilih jalan kaki menyusuri laut. #DitabokPembaca

Kemana Superman?

Dari kejauhan Pulau Kenawa ini udah bisa gue liat, yang membedakan Pulau Kenawa dengan pulau lain disekitarnya adalah adanya bukit kecil di pulau tersebut yang menyerupai toket ABG baru puber, tapi cuma sebelah, mungkin hormonnya bermasalah, atau gak yah mungkin toket-nya satu lagi galau terus kabur. #Abaikan

Gairah hidup (Passion) VS Pendidikan (Education)

Gue pernah sempet bingung antara memilih pendidikan formal dan mendapat gelar sarjana atau mengikuti apa yang menjadi gairah hidup gue (passion). Dan yang pada akhirnya gue lebih memilih mengejar passion gue dan meninggalkan pendidikan gue untuk mengejar gelar sarjana.

Dilema, itulah apa yang gue rasakan tentang hal ini. Keluarga khususnya orang tua gue pengen anak laki-lakinya ini memiliki pendidikan formal dan menjadi sarjana. Tapi entahlah, gue merasa kuliah bukanlah tempat yang tepat untuk gue "selami". Gue pengen traveling, gue pengen menjelajah dunia.

I don’t believe education starts and ends in the classroom. Gue gak percaya kalo pendidikan harus dimulai dan diakhiri dibangunan bernama sekolah atau kampus. Menurut gue, pendidikan formal bukan segalanya, pendidikan yang baik harus sesuai dengan apa yang kita mau, harus menjadi sesuatu yang bisa kita adopsi untuk kehidupan kita sendiri.

Picasso sang seniman besar pernah berkata, semua manusia terlahir sebagai seniman. Tinggal bagaimana cara kita untuk mengasah dan mengejar hal tersebut. Yah, semua manusia terlahir sebagai seniman untuk dirinya sendiri, membentuk pribadinya sendiri sesuai dengan apa yang dia mau dan menghasilkan sebuah "karya" pun untuk dirinya sendiri. Karena manusia hidup dengan semangat mengejar apa yang menjadi keinginan besar dia.

My Passion VS My Education

The World Is Yours

Helo guys, karena udah lama gak nge-post yang dikarenakan juga gue jarang ada trip sekarang. Gue mau share aja sedikit nih tentang passion atau impian gue. Setelah ngintip-ngintip file di folder yang udah lama gak gue buka (sumpah tuh folder emang udah lama banget gak gue buka. Asli, saking lamanya folder itu gak gue tengok, pas gue buka udah banyak jaring laba-labanya, foldernya berdebu banget, terus ada gembel juga tidur didalem folder itu. Iya saking lamanya gak gue buka #krik )

Ok. Anyway, setelah nengok nengok isi folder, gue nemuin ada file gambar hasil karya gue sendiri. Gue inget dulu itu gue bikin ini sebelum gue ngerti passion gue yang emang niat mau jadi full time traveler, gue inget juga pas bikin gambar ini bahasa inggris gue goblok (sebenernya ampe sekarang juga masih goblok) #JLEB.

Yaudah gak banyak basa-basi, gue share ke lo semua gambar hasil karya gue, nih :


"Someday i'm going to be free and i'm going to explore the world"

Kalimat yang simple, tapi entah kenapa gue sangat yakin gue bisa nepatin apa yang gue tulis itu, gue akan bisa menjelajahi dunia !!! memetik sebuah quote dari seorang teman, Niken Andriani :

"Hidup ini indah kawan, jangan sia-sia kan masa mudamu. Petualanganku tak akan pernah berhenti selama bumi ini masih berputar"

Yeah, petualangan kita gak akan berenti selama bumi ini masih berputar. The World Is Yours !!!


Catatan Hebat Dari Seorang Sahabat *terharu*

 Faces of Bandung 1 : 'from passion to full time traveler'

agak lucu sedikit flashback ria gimana akhirnya saya dan narasumber berikut akhirnya bisa saling mengenal dan menjadi teman seperti sekarang. kita sekampus, satu gedung walau beda jurusan. saya yang kadang melintas di depan kelasnya cuma bergumam dalam hati 'ooh itu yang namanya Adis'. sampai suatu ketika saya dan dia sama sama lolos 650 besar Aku Cinta Indonesia yang diselenggarakan oleh detikcom. dan cuma kami berdua dari kampus yang lolos. saya langsung berusaha menghubungi dia. singkat cerita, Adis lolos menjadi 60 besar terpilih untuk membawa nama ACI menyebarkan misi 'cinta indonesia' nya dan saya sampai sekarang setia mensupport apapun yang bisa membantu. karena satu yang pasti, saya tau dia tidak setengah-setengah menggapai passionnya, traveling. which is saya yang kuliah travel aja belum se passion itu.

setelah membuat janji beberapa kali, sukseslah saya dan adis berbincang santai sore hari tadi. mengambil tempat di ZOE, saya terjebak dalam keseruan pria berumur 21 tahun ini dalam menuturkan kisah perjalanannya :)

adis mantap menjawab 'full-time traveler' ketika saya bertanya 'apa profesi anda sekarang'. well agak berat yah, tapi mengingat pemuda berwajah jenaka ini belum lama memutuskan untuk cuti kuliah demi menjadi 'petualang' ACI, saya sepakat dengannya.

wait! cuti kuliah? gimana ceritanya?
betul, dikarenakan untuk mengikuti rangkaian perjalanan ke Lombok NTB bersama teman satu timnya (terditi dari 3 orang) Adis meminta kepada pihak kampus untuk ijin tidak kuliah selama rentang waktu tersebut. kekecewaan tak terelakkan dikala pihak kampus (yang notebene adalah sekolah pariwisata bandung) yang seharusnya mendukung penuh, dengan berbagai pertimbangan manajemen memutuskan tidak dapat memberi ijin tersebut. maka pilihan 'cuti kuliah' yang diambil Adis.

well, saya sendiri masih sedikit tercengang dengan keputusan itu. tapi saya yakin, Adis sudah tahu pasti segala kemungkinan dari pilihan tersebut. saya rasa, saya hanya belum 'senyali' itu :p

sejak kapan Adis menjadi traveler? dia menjawab dengan pasti, "kalau backpacker 27 januari 2011 dengan destinasi pertama Thailand" tambahnya, 'traveling sih dari kecil. pulang kampung juga traveling kan?'
benar juga, batin saya. waw saya kontan bertanya. pertama kali travel keluar negri dan sendirian pula. kok bisa??

adis kemudian menjelaskan awal ketertarikannya menjadi backpacker.
menurutnya kebosanan tingkat akut ketika libur kuliah mendorong hasrat adis yang gak bisa diam dirumah untuk menjelajahi keindahan alam diluar sana. salah satu proses pencarian jati diri juga,menurutnya. dengan traveling dia merasa jadi diri sendiri, dimana lingkungan baru yang ia singgahi menerima dia apa adanya, belajar survive dengan kondisi apapun bahkan mengenal lebih dekat kearifan lokal.

saya tertegun, kearifan lokal? baru denger nih backpacker nubie (baru satu tahunan) tapi udah 'nyemplung' dan care banget sama kearifan lokal. penasaran, saya 'korek' lebih dalam.

ternyata perjananan backpacking terakhirnya ke Kalimantan menumbuhkan kecintaannnya pada aspek penting yang kerap dilupakan para pelancong. local community.

menurutnya berbincang langsung dan menjadi bagian dari suatu daerah lebih memiliki value added yang tak ternilai. dimana bisa mendengar langsung informasi akurat dari sumber masyarakat yang mengenal betul destinasi tersebut, menjadi bagian dari lifestyle pemuda pemudi disana (termasuk kumpul minum roso-roso. bukan mabuk tapi tetep asyik)dan menganalisa potensi pariwisata dari kacamata masyarakat lokal.

kembali ke ACI. adis mengaku baru tahun ini ia mencoba peruntungan dengan motivasi jalan-jalan gratis, mengeksplore indonesia dan gak lupa mengincar hadiah 100 juta :p
pemuda yang melingkarkan tubuhnya dengan bendera indonesia saat interview dengan pihak ACI ini mengungkapkan tertanggal 28 Okt 2011 dia berangkat, ia ingin mendokumentasikan perjalanannya tak lupa menikmati & menyatu dengan alam.

salah satu pengalaman tak terlupakan selama traveling selain menyatu dengan local community di Kalimantan adalah bisa menginap di kamar tempat shooting film "the beach" Leonardo Di Caprio! serasa jadi bintang film semalam!

adapun mimpi yang belum terwujud adalah Adis ingin mengunjungi 50 negara sebelum berumur 25 tahun. hal ini dibuktikannya dengan menambah deret perjalanannya dengan rencana mengunjungi negara negara South East Asia setelah menunaikan tugas dari ACI.

well semoga terwujud dan tidak lupa kembali ke bandung untuk berbagi cerita dengan teman-teman disini yah Dis :)

terakhir Good & Bad kota Bandung menurut adis adalah Bandung tempat yang nyaman untuk tinggal, namun masih kurang fasilitas beckpacker seperti penginapan murah dan belum ada area khusus untuk backpacker seperti Jalan Jaksa di Jakarta atau Poppies di Bali.

bincang bincang seru ini kemudian harus disudahi karena perut saya sudah mulai keroncongan dan kami akan beranjak untuk makan.

terima kasih banyak Adis, sukses menjadi pemuda bangsa yang menularkan virus Aku Cinta Indonesia!


A Big Big Thanks to Fanni Yudharisman @fanniy untuk tulisan hebatnya. Sukses untuk kamu juga yah, fan :)


60 Makhluk Konyol Di ACI detik.com

     Seperti keluarga, itulah apa yang gue rasakan ketika berada diantara para petualang ACI 2011. Padahal inilah pertama kalinya kita berkumpul, mulai yang berasal dari Sabang sampai Merauke, mulai dari yang masih kuliah sampai yang udah agak tua *colek Kak Nunuk*, mulai dari yang sering traveling sampai yang baru banget traveling.

     Tapi, justru perbedaan itu bukanlah menjadi penghalang kami untuk saling berbaur. Perbedaan itu malah menjadi kehangatan dan perekat tersendiri buat kita dan gue pada khususnya. Canda tawa, nyeletuk saat diberi tutor, makan siang dan makan malam bareng, dan saling berbagi pengalaman adalah apa yang menjadikan kehangatan bagi kami para petualang yang baru bertemu untuk pertama kalinya ini.
Thanks ACI detik.com, dengan adanya program kalian, gue menemukan keluarga baru.

The Best Class-Mates I've Ever Had

         Sebenernya ini blog khusus buat traveling, dan bukan blog buat curhatan menye-menye gue. Tapi karena kalian adalah The Best Part of My Life. Gue dedikasikan tulisan ini buat kalian. My Lovely Class-mates.


         Sedih, gundah gulana, galau, laper dan mules adalah apa yang gue rasakan ketika gue harus mengambil keputusan untuk berhenti kuliah. Mungkin ini pengambilan keputusan terbesar dalam hidup gue, secara ini menyangkut masa depan gue. Alasan kenapa gue memutuskan berhenti kuliah adalah, kalian boleh klik dan baca disini -----> alasan gue (Dosen Pariwisata Yang Bukan Pariwisata) (efek males nulis lagi)


          Keputusan ini bukan dengan mudah gue ambil, malah bisa dibilang lumayan sulit dan membuat galau. Haha. udah lama gue berpikir, berdoa, bertapa, makan menyan dan lain-lain untuk mencari semua jawaban atas kegalauan gue dalam mengambil keputusan. #tsaaaah

Pariwisata Yang Bukan Pariwisata


              Guys, mungkin tulisan ini adalah bentuk kekecewaan seorang mahasiswa terhadap kampus dimana tempat dia menuntut ilmu. (ilmu pengetahuan, ilmu santet dan ilmu silat). Ok, mungkin tulisan ini akan terdengar egois, mementingkan diri sendiri, apatis atau apapun itu. Tapi percayalah, tulisan ini dibuat atas rasa miris yang mahasiswa ini alami.

            Sebutlah mahasiswa ini berkuliah disalah satu Sekolah Tinggi Pariwisata di Bandung (semoga tidak terdengar seperti Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, STPB. Jelas ini beda. LOL) Mahasiswa ini hanyalah mahasiswa biasa, tidak teladan, tidak pintar, bukan anak emas, bukan mahasiswa kesayangan dosen, sering bolos. Jauh dari semua itu. Malah sering membuat masalah, namun mahasiswa ini juga bukan sampah yang tidak mengetahui posisinya.

            Singkat cerita. Kebetulan, mahasiswa ini mendapatkan kesempatan untuk meng-explore dan memajukan pariwisata Indonesia melalui sebuah program yang dibuat oleh Detik.com (sebuah perusahaan besar berbasis internet. red)

WOY !!! GUE MASUK ACI DETIK.COM !!! I'M A LUCKY MAN !!!

Seneeeeeeeeeeeeng...!!!
    Gembiraaaaaaaaaaa...!!!
Kageeeeeeeeeeeeet...!!!
    Sumringaaaaaaaaah...!!!
Mencreeeeeeeeeettt...!!!

Mungkin itu yang pertama saya rasain pas dapet telepon dari pihak detik.com kalo akhirnya saya berhasil menjadi 60 orang yang beruntung dari 17.500 orang lebih peserta ACI detik.com (walaupun telat).

Terpilihnya saya menjadi peserta ACI 2011 ini pun bukan dengan cara biasa, bukan seperti peserta lain yang sudah diberitahukan kelulusannya saat pengumuman resmi di situs ACI detik.com untuk pertama kalinya.

"I'm a Lucky Man !!!" itu lah apa yang pertama kali saya bilang di dalam hati saya ketika saya lolos. Tapi kenapa saya dapet kabarnya gak bareng sama peserta lain? Yak, saya menggantikan peserta lain yang gak bisa ikut. Maka dari itu saya bilang, "berapa beruntungnya saya !!!" Rezeki memang gak kemana.

Tips tidur di Bandara Sepinggan Balikpapan

Hay hay hay gembel-gembel :D
Udah lama banget nih saya gak posting sesuatu yang bermanfaat. Otak buntu banget sih abisnya, yang saya mau curhatin malah kegalauan saya, bukan tentang backpacking.

Nah karena kebetulan saya lagi gak galau, makanya saya membagikan sesuatu yang lumayan bermanfaat buat kalian para petualang gembel.

Tidur di bandara tentunya bukan hal yang aneh buat saya, dan kebetulan lagi, saya mendapatkan kesempatan tidur di Bandara Sepinggan Balikpapan waktu saya trip ke Kalimantan. Gak pake banyak bacot. Langsung saya share aja deh buat kalian yang mau ke Balikpapan dan menginap di Bandara Sepinggan.

Bandara Sepinggan adalah bandara satu-satunya di Balikpapan. Bandara yang lebih besar dari Bandara Hussein Bandung ini memang bangunannya cukup bagus dan luas. Dengan banyak ukiran kayu dan motif-motif khas dayak, bandara ini nampak seperti museum sejarah Kalimantan menurut saya.

Gak banyak yang bisa di explore dari bandara ini, saya sendiri sampai di Bandara Sepinggan ini pada malam hari dan kebetulan mendapatkan flight terakhir. Bandara Sepinggan, pada pukul 12 malam udah sepi banget. gak banyak yang bisa saya lakukan disini. Nah, untuk beristirahat sekedar untuk duduk-duduk, kalian bisa coba di kursi-kursi restoran yang berada di pojok bandara. Karena Bandara Sepinggan ini udah gelap alias dimatikan lampunya pada pukul 12 malam, maka bersiap-siaplah untuk agak sedikit nightmare.

Ada Saya Ditulisan Detik.com hahaha =)) asyiiiik..

Masuk tulisan dimedia ternama Indonesia, detik.com. Siapa sih yang gak tau detik.com, walaupun cuma tulisan tetapi entah kenapa saya seneng aja ada didalamnya, tertulis nama "adis" haha..Tulisan detik.com ini ada ketika saya mengikuti interview acara lomba yang diadakan oleh detik.com tentang traveling.


nih tulisannya yang udah di copy - paste :


Calon Petualang ACI Berlomba Yakinkan Juri
Putri Widya Maharani - Surat Dari Buncit





Jakarta - Jumat 22 Juli. Hari yang cerah untuk para petualang sejati Indonesia. Dengan semangat tinggi, mereka menembus kemacetan Jakarta demi mengikuti sesi pertama wawancara 750 semifinalis Aku Cinta Indonesia (ACI) 2011.

Sebelum pukul 08.00 WIB, sekitar 60 orang calon petualang memadati area registrasi di kantor detikcom di Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, untuk bertemu tim penyeleksi untuk tes wawancara.

Di antara para semifinalis terdapat Adit, desainer grafis dan dosen sebuah institut seni di Jakarta. Adit membawa bekal hasil karya fotografinya untuk diperlihatkan kepada tim seleksi ACI.

"Gue pingin coba eksplore Indonesia timur. Klise memang tapi gue pingin ke Raja Ampat," ceritanya.

Para saingan Adit berasal dari beragam profesi. Dalam tes wawancara ini, mereka berlomba meyakinkan tim seleksi bahwa merekalah petualang sejati yang benar-benar cinta Indonesia, dengan beradu pengetahuan tentang Sabang hingga Merauke.

Adis, seorang mahasiswa dari Bandung, dengan mengenakan kaos putih dan mengikatkan bendera merah putih pada tubuhnya, menceritakan pengalaman ber-backpacker dan ketertarikannya mengeksplore Indonesia.

Bagaimanakah persiapan Anda, calon petualang ACI berikutnya? Apakah Anda petualang sejati? Buktikan hanya di AKU CINTA INDONESIA!


Hahahaha tuh kan ada :D seneng yah..hahaha..

Kemalingan saat jadi host untuk teman Backpacker

SAYA KEMALINGAN. KECURIAN, KERAMPOKAN !!! HAPE, CAMERA DIGITAL SAMA DOMPET SERTA ISINYA DI EMBAT !!! ceritanya berawal dari ketemuan sama temen yang kenal dari forum Backpacker, lalu kita berlanjut chating via YM dan FB, dia bilang dari Bekasi dan mau ketemu saya cuma pengen nanya-nanya dan ngobrol tentang backpackeran ke luar negeri, alhasil ketemulah saya dengan dia, dan ajak nginep dirumah karena di Bandung dia gak punya sanak saudara dan saya gak punya sedikitpun kecurigaan atau ikiran negatif terhadap dia, saya traktir dia makan, saya kasih tempat tidur, saya ajak sahur bareng keluarga saya, ehh malah dia maling ngembat barang saya. Yah, gak apa-apa lah semoga dapet rezeki yang lebih baik. anggap aja buang sial, amal di bulan ramadhan dan jadi pembelajaran buat saya serta teman-teman Backpacker sekalian.

ini salah satu testi dan tips dari Mas Ariy agar kita lebih berhati-hati :

"ini memang hal dilematis. Kalau waspada dikira negative thinking, tapi kalo enggak, kok ya ada yang kejadian ya. Saya menginapkan orang sudah sering, kebanyakan sih bule dan ada beberapa temen lokal, ada yg gabung di komunitas ini juga. Selama ini gak ada masalah, mau maling apa juga ya di rumah saya gak ada apa2. Tapi begini, bahkan sekelas couchsurfing aja yang melalui proses verifikasi, kemudian ada referens, dan lain-lain, tetap terjadi beberapa kasus. Teman saya menginap di rumah orang di Malaysia juga hilang dompet (dan paspor: bencanaaa!!). Jadi menurut saya, takarannya ada di kita. Kalo kita sudah merasa sesuatu gak beres, ya tinggalin aja. Utamanya, kalo dia nginep pun, kita harus selalu ada di samping dia. Pastikan barang-barang berharga di tempat aman. Ini klise banget, tapi mau gimana lagi, kadang penjahat lebih maju dari kita, karena mereka belajar setiap saat dari kegagalan. Nah, kalo kita kan lebih sering gak berpikir akan terjadi sesuatu yang buruk bakal menimpa."


ID si maling : Damar apa gtu saya lupa, yang pasti FB nya dah gak ada di friendlist saya.

buat bro damar kalo baca postingan saya ini, tolong balikin aja KTP, SIM, Kartu Mahasiswa dan ATM saya. ribet ngurusnya soalnya bro. buat barang yang lain saya ikhlasin aja, sapa tau emang bro damar butuh. kirimin ke alamat yang ada di KTP saya aja. makasih bro damar, nice to meet you Laughing out loud

Rusuh, Riot, Crowded !!!

            Hell-o gembel perusuh penikmat dunia :)) dah lama ga posting cerita konyol nih, kali ini saya mau cerita ah pengalaman rusuh yang saya alamin selama backpacking.

Kadang bukan hanya pengalaman menyenangkan saja yang saya alami saat ber-backpacking, malah keadaan rusuh nan mencekam menjadi bumbu yang menjadikan perjalanan saya semakin seru. Rusuh? Apa yang ada dipikiran kalian mengenai kata “rusuh” ? ahh banyak peristiwa yang bisa dikatakan rusuh, seperti pengalaman saya saat berbacking di Thailand. Saya menyambangi PhiPhi Island yang terkenal dengan pulau-pulau nya yang bagus dan keindahan lautnya. Selain itu PhiPhi Island terkenal juga dengan night party-nya. Pesta yang diadakan setiap malam di pulau ini emang gila, sepanjang pesisir pantai pulau adalah tempat kita buat pesta ampe pagi, buat kita mencurahkan nafsu iblis kita, buat kita mengeluarkan kemampuan kita dalam berajojing ria, tempat kita buat meliuk-liukan badan ampe lemes kaya ulet bulu kena pestisida petani jengkol.

"The Mirror Never Lies" kisah suku bajo dan keindahan alam Wakatobi




Wakatobi, salah satu kabupaten berbentuk kepulauan yang berada di wilayah provinsi Sulawesi Tenggara. Nama Wakatobi sendiri berasal dari kependekan pulau-pulau besar yang berada di kepulauan tersebut, yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomea dan Binongko. Wakatobi terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya yang masih natural dan terjaga kelestariannya. Oleh karena itu, Wakatobi dijadikan salah satu taman nasional untuk menjaga keanekaragaman hayati laut. Dengan keindahan alam bawah laut nan eksotis tersebut, Wakatobi menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan asing maupun wisatawan dalam negeri. Penduduk Wakatobi sendiri terdiri dari beberapa suku, salah satunya adalah suku Bajo yang mendiami sedikit bagian dari kepulauan Wakatobi. Suku Bajo menetap di atas perairan Wakatobi dengan tinggal di rumah-rumah panggung. Oleh karena itu, mereka menjadikan perahu sebagai alat transportasi utama untuk berpindah dari satu pemukiman ke pemukiman lainnya atau ke tempat-tempat umum seperti sekolah dan lainnya. Mata pencaharian utama suku Bajo adalah nelayan, pria suku Bajo akan pergi melaut selama beberapa hari kemudian kembali dengan hasil tangkapan mereka.



Amazing Kalimantan Part 3

AWESOME TRIP yeaaaaaaaaaah...!!!

Pagi harinya saya bangun sangat awal karena terlalu exciting akan tour keliling 2 pulau di sekitaran derawan, kakaban dan sangalaki. Kami berkumpul di guest house bernama “reza dan dira” guest house yang sangat recommended bila kalian mengunjungi derawan, kamarnya terletak diatas laut loh dengan jembatan kayu yang menjorok ke pantai, seharusnya kami pergi bertujuh, tetapi kami hanya pergi berenam. Istri rei, si joanne tidak bisa mengikuti tour dikarenakan sakit perut mohon bapak dan ibu wali kelas memakluminya. Terima kasih. so, saya, rei, 2 wanita spanyol dan 2 pria german plus 2 awak kapal, kami berangkat pukul 8.30 pagi dari derawan dan baru sampai di pulau kakaban pukul 11 (waktu yang lama karena kita menggunakan kapal dompeng, tetapi apabila kita menggunakan speed boat jatak yang di tempuh hanya sekitar 1 – 1,5 jam)

pintu masuk Kakaban
Saat pertama melihat pulau kakaban yang rimbun dengan pepohonan serta adanya jembatan yang sangat panjang yang mengarah ke laut lepas membuat saya takjub karena ke-eksotisan pulau itu, pulau yang tidak berpenghuni dan masih banyak menyimpan flora dan fauna layaknya di hutan rimba, masih terdengar suara teriakan monyet, suara kepakan dan cuit-cuitnya burung, suara serangga seperti jangkrik atau belalang, semut lagi ngerumpi dan suara cekikikan kunti hahaha.. Memasuki pulau kakaban kita akan disambut dengan sebuah gapura dan jalan setapak yang terbuat dari kayu untuk memudahkan kita berjalan karena pada dasarnya pulau kakaban ini hanya memiliki satu akses jalan yaitu jalan kayu ini.


Jalan setapak yang terbuat dari kayu
jembatan kayu pulau kakaban
Tak berapa jauh dari pintu masuk, dibalik rimbunnya daun dan pepohonan kita disajikan pemandangan yang spektakuler !!! danau air payau berwarna biru jernih terbentang luas di depan mata saya dengan pohon, ranting dan akar yang menjulur ke air membuat danau kakaban ini semakin eksotis. Sedikit mengintip ke dalam air, ternyata benar saja danau itu dipenuhi oleh ubur-ubur, kalian tau?? Danau seperti ini hanya ada 2 di dunia dan Indonesia adalah salah satunya, proud to be an indonesian !!! hellyeah !!! Sambil teriak ''AKU SIAP..AKU  SIAP'' ala spongebob dan patrick saya pun langsung terjun menjatuhkan diri ke jellyfish field alias taman ubur-ubur kalo di spongebob, wah perasaan dan pemandangan dikelilingi ubur-ubur mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala yang saya rasakan selama snorkeling di danau ubur-ubur itu ga akan bisa saya ungkapin sama kata-kata deh, melihat, menyentuh, bermain sama ubur-ubur yang nggak menyengat itu adalah pengalaman yang sangat hebat buat saya.

Amazing Kalimantan Part 2 - TOUCHDOWN LITTLE HEAVEN A.K.A DERAWAN ISLAND -


WELCOME TO BERAU :D


Berau kota Pelabuhan
Perjalanan 30 menit dengan motor akhirnya saya sampai di kota berau, kota yang sama seperti kota kecil lainnya di kalimantan, tidak terlalu ramai, tetapi uniknya kota berau ini kota pelabuhan dimana ada sungai yang selalu penuh dengan parkiran kapal-kapal besar pengangkut barang dari jawa. saya di drop sama ucu di masjid agung berau, dan tidak lama menunggu ayahnya ryan datang menjemput (ryan seorang teman dari bandung yang satu kampus dan saya baru tau di samarinda ternyata dia orang berau) sekali lagi, saya merasa nyaman tinggal di Kalimantan dengan para malaikat-malaikat penolongnya, keluarga ryan juga sangat baik, ayah nya dan bang dayat kaka ryan yang pertama. kami banyak mengobrol mulai dari membicarakan kalimantan, jalanan rusak, keindahan laut sampai orang dayak dan orang perahu yang membuat saya semakin kagum sama kalimantan.

berau sore hari
Keluarga ryan sendiri mempunyai usaha cafe dan karouke keluarga dirumah yang saya tempati ini, dan mempunyai usaha katering juga di rumah satu lagi tak jauh dari sungai kelay, selama tinggal disini saya sangat diperhatikan sama ayahnya ryan yang baik hati, mulai dari makan, minum kopi dibikinin sampai menghabiskan malam sambil ngobrol - ngobrol membicarakan banyak hal yang menarik seperti kebiasaan di kalimantan, keindahan kalimantan sampai membicarakan bisnis karouke yang menginspirasi saya untuk membuatnya juga di kampung halaman saya hehe..saya menginap 2 malam di rumah ryan ini, bang dayat yang semula banyak ngobrol sama saya, harus pergi bekerja ke batu putih sebagai pegawai pemerintahan disana karena doi udah 2 minggu ini ninggalin kerjaannya haha.. Hari kedua saya menghabiskan waktu sama adik laki-lakinya ryan yaitu kiki, kiki ini sering disebut juga bagong karena badannya yang besar melebihi kaka-kakanya dan juga paling nakal dari kaka-kakanya, cool ga tuh?? haha..saya banyak ngobrol dengan kiki, mulai dari ngobrol tentang backpackeran, kota bandung, perkuliahan, wanita, seks, sampai ganja dan mushroom tai kebo yang bisa bikin kita makan tai kebo jadi berasa cokelat swiss.

Amazing Kalimantan Part 1 ( Bingung mau ngasih judul apa, ga ada kata lain selain AMAZING !!! )

Keterlambatan membawa saya ke pulau surga  :)

halo gembel gembel sekalian..hahaha..

Ini cerita tentang saya yang sangat antusias banget mau trip keliling asia tenggara, tiket promo one way ke vietnam yang cuma di duitin 259rb dah ada ditangan. Tinggal menunggu keberangkatan pada tanggal 28 juni 2011.

26 - 27 juni 2011, ini hari dimana saya lagi sibuk-sibuknya buat nyiapain semua perlengkapan dan barang-barang yang mau saya bawa nanti pas perjalanan, mulai dari hal dasar seperti baju, dokumen, alat mandi, sleeping bag ampe deodorant dan bendera Indonesia yang bakal saya kibarin nanti di setiap negara yang bakal gw kunjungin.

28 juni, dimana ini adalah hari keberangkatan saya memulai perjalanan, bangun jam 10 siang dan langsung ngecek barang-barang yang bakal dibawa buat terakhir kalinya, setelah ngecek semua barang dan fix ga ada satupun yang ketinggalan, saya pun bergegas mandi dan ga lupa makan siang terlebih dahulu sambil pamitan sama kaka dan ortu buat yang terakhir kalinya hahaha (berasa mau pergi ke medan perang dan mampus). Pukul 11.30 saya pergi dari rumah menuju tempat bis primajasa di dekat rumah dengan diantar oleh kaka, ehh setelah nyampe ternyata bis menuju bandara itu udah pindah ke daerah batununggal, alhasail motor digeber, liuk kanan kiri sampai akhirnya nyampe di batununggal dan sial kembali menerpa, ternyata bis udah berangkat beberapa detik setelah saya dateng dan itu full-booked !!

Jam udah nunjukin pukul 12 lebih, dengan cemas dan degdegan karena takut ga dapet kendaraan ke bandara, akhirnya saya dapet travel cipaganti pukul 1 siang, ga pake pikir panjang saya langsung pergi ke cipaganti di pasteur dan menunggu sebentar sebelum mobil travel itu berangkat, estimasi saya adalah dengan waktu kepergian jam 1 siang dan lama perjalanan ke bandara adalah 3 jam berarti saya masih punya waktu 30 menit buat check-in dan boarding..ehh tau nya dasar supir cipaganti ngentot !!! Doi malah sering ngetem dan mampir ke rest area di jalan tol zzzz -,-..setelah bingung dan gundah gulana (galau) karena waktu dah nunjukin pukul 4.15 sementara batang idung bandara aja belom keliatan, akhirnya dengan otak jahat yang timbul karena desakan keadaan, saya meminta bantuan si wawa, teman yang kebetulan sama-sama kacrut otaknya. Saya suruh dia telepon ke air asia terus pura-pura terror air asia bilang kalo ada bom di pesawat QZ 7736 jurusan vietnam dengan harapan kalo air asia nya bakal delay..HAHAHAHAHAHA :))

Begini kronologisnya :

Wawa: *mencet no.air asia* tuuut..tuuut…ga nyambung….
Wawa: *mencet no air asia lagi* tuuuut…tuuut..ga nyambung lagi..
Wawa: *mencet no air asia lagi* tuuuttt.. (nyambung dan diangkat)
Wawa:  ehemm..ehemm..bom sudah sudah di pesawat QZ7736 flight jam setengah 5 jurusan Jakarta – Vietnam..Alahuakbar Alahuakbar..terima kasih. *telepon ditutup*

Tulisan seorang teman (seorang redaksi majalah dikampusnya) tentang saya sebagai Backpacker "Bukan Sembarang Pelancong"

Bukan sembarang pelancong

Oleh : Dhea Dwi Putri

     Menjelang musim libur pasti lolilover sudah dari jauh hari menyusun rencana untuk berwisata, baik dalam maupun luar negeri. Atau lolilover pengen berwisata ke luar negeri tapi memiliki budged yang minimal. Gak perlu berkecil hati, ada baiknya kita liat pengalaman teman kita yang berlibur dengan  cara backpacker ke luar negeri. Yuk.

     Berawal dari rasa jenuh berada dikota kembang serta memanfaatkan paspor yang udah lama gak di pake (mumpung belum abis masa aktifnya –red). Cowok yang akrab disapa Takdis ini memulai petualangannya pada Januari tahun 2011. Iseng cari tiket online ke negeri tetangga, akhirnya temen kita ini dapet di harga Rp. 1.200.000 roundtrip (termasuk mahal, karena mendadak - red) dengan destination Jakatra - Phuket Thailand – Jakarta.

Temen-temen pasti udah gak asing dengan istilah backpacker. Backpacker adalah salah satu cara berwisata yang berciri khas kan ransel besar. Keunggulan wisata seperti ini mulai banyak dilirik orang karena kuntungan yang didapat sangat banyak. Selain mendapatakan destinasi liburan ala backpacker  juga menyuguhkan pengalaman yang berbeda serta tak terduga.

Kenapa "Whatever i'm Backpacker" ??



Mungkin lo pada nanya, kenapa sih nama blog dan buku gue ini Whatever, I'm Backpacker?? Kalau kata pepatah sih, "apalah arti sebuah nama?"  Jadi kenapa harus masalahin nama.Tapi kalau menurut gue sih itu gak bener. Nama itu sangat penting banget !!

Coba kalau lo gak punya nama? Lo mau dipanggil cuy, jing, mek, tot, bro, atau yang lain-lain? Atau coba kalau nama semua orang di dunia ini sama ? Apa jadinya coba? Misal, kalau nama semua orang di Indonesia adalah si Oncom ? Terus ada orang nanya nih, kamu mau ke mana, Oncom? Gue mau pergi nih ke rumah si Oncom di Papua, terus mau minjem buku sama si Oncom yang lagi di Afrika, sambil mau pergi nyari makan oncom di rumah makan oncom sama si Oncom dan Si Oncom, soalnya saudaranya si Oncom lagi sama temen-temennya si Oncom. #PLAAAK !! Pusing gak tuh? Kebayang gak lo harus nyebutin kata “Oncom” sebanyak 142.487.026 kali dalam sehari?

            Jadi, nama itu penting buat gue. Balik lagi, kenapa gue namain blog dan buku gue ini "Whatever, I'm Backpacker". Awalnya sih gue nyari-nyari nama yang spektakuler, dahsyat membabi buta, cantik menggemaskan sekaligus eye-catching dan ear-catching. Alhasil gue buat lah list calon-calon nama untuk blog dan buku gue :

1. Gembel Jalan-Jalan.Dengan nama ini, mungkin orang yang pertama kali baca judul blog dan buku ini bakal ngira, kalo ini blog adalah blog persatuan para gembel. Failed!! 

2. Adis The Explorer. Hahaha. Ntar gue malah dikira sepupu dari istri kakaknya tetangga si Dora lagi. Bagus lagi gue gak dikira si Boots, monyetnya Dora. Gagal!! 

3. Penjelajah Dunia, Dunia apa? Dunia gaib? Yaelah, ini sih kayanya ketinggian namanya. Ganti!! 

4.Si Ganteng Maut Petualang. Sayangnya gue gak ganteng.

5.Turis Ransel. Selain gue gak mau disebut turis, nama ini udah dipake sama tetangga sebelah. 

6. SiBaCkp4ckeR CeumAngadH Jal4n - Jal4n tEru5 GuK paK3 dUit BanYak BangeUdhAbsolutely alay !! Kasian ntar lo susah bacanya. Haha.

            Setelah beberapa nama yang gak penting dan gak proposional, akhirnya gue teringat sama temen gue dari Jerman. Dia pernah bilang kalau seorang backpacker itu bebas melakukan apa saja, dia bisa kemana saja, dan terserah mau ngapain aja. Denger kata terserah‘, akhirnya gue putusin nama blog dan buku gue “WHATEVER, I’M BACKPACKER”!! Dengan filosofi, seorang backpacker itu bebas melakukan apa saja dan bebas kemana saja tanpa harus ikut ini itu. 

Proud to be a backpacker !! Hell, yeah !!