Tips Jadi Petualang ACI detik.com


Hei Hoo, Fellas !!

Postingan kali ini, gue mau cerita dan sedikit membagi tips tentang, bagaimana sih, menjadi petualang ACI detik.com ??

Nah, kalo ada yang belum tau, apa itu ACI detik.com itu adalah sebuah program jalan-jalan meng-eksplore Indonesia secara gratis yang disponsori oleh perusahaan berbasis online, detik.com.

Dan kebetulan, gue masuk menjadi 60 peserta petualang ACI dari 75.000 pendaftar online !! Keren kan gue ?? Hehe.. Kalo ada yang penasaran, kenapa gue bisa masuk. Monggo dibaca di Postingan gue sebelumnya, tentang ACI detik.com --> Wooy !! Gue Masuk ACI detik.com !!

Namum, sekarang gue mau share beberapa tips, kenapa gue bisa masuk ACI detik.com, yang juga sudah gue share sebeleumnya di akun twitter gue @takdos.
Yes, this is some tips, why I can be “Petualang ACI”

  • HARUS CINTA INDONESIA, melebihi cinta lo sama pacar !! “Kalo jomblo gimana, dis??” Shower-an aje !!

  • Jujur dengan apa yang lo tulis saat pendaftaran ataupun saat interview. Saat pendaftaran nanti, lo bakal dikasih form untuk mengisi biodata dan juga satu kolom “kenapa kamu cinta Indonesia?”. Karena waktu itu gue baru balik dari Kalimantan dan Pulau Derawan yang keren. Maka gue jawab aja Indonesia itu keren !! Simple but truthful !!

  • Banyakin jalan-jalan di Indonesia, itu bakal jadi nilai plus buat lo. Karena ini program “Aku Cinta Indonesia” maka akan sangat menjadi pertimbangan kalo lo sering keliling dan jalan-jalan di Indonesia.

  • Buatlah blog tentang perjalanan lo, itu akan sangat membantu. Ini yang kadang-kadang gak kepikiran sama kita, tapi setelah gue ikut ACI, gue tahu salah satu penilaiannya adalah, media apa yang bisa lo pakai untuk membagikan cerita lo nanti. Maka blog perjalanan adalah salah satunya. Namun apabila lo gak suka sama yang namanya nulis, lo bisa juga nge-share foto-foto Indonesia hasil jepretan lo sendiri.

  • Yakinkan juri kalo lo PANTAS menjadi Petualang ACI !! Banyak kriteria yang bakal menjadi penilaian huri, dan salah satunya adalah saat interview. Berikan penjelasan yang dapat menarik hati juri, dan akhirnya lo bisa kepilih.

  • Berikan ciri khas berbeda dari yang lain..Kalo gue pas interview pake bendera Indonesia yang ngebelit punggung gue (semacam menjadi Superman) dan gue satu-satunya yang bawa bendera Indonesia waktu itu. Nah kalo lo kepilih ampe tahap interview, lo bisa coba nge-cat badan lo dgn warna merah putih !! Bukannya masuk ACI, lo malah bakal disangka orang gila. Hehe..
Gue !!
  • Banyakin senyum pas di interview, karena senyum itu ibadah menurut Ustad Maulana..Alhamduuulilaaaaah..

  •  Selalu yakin kalo lo bakal keterima, tau diri, dan tau kapasitas diri. Setelah lo yakin sama diri lo sendiri, giliran lo yakinin juri. Saat pengecekan kelolosan, juri akan melihat-lihat blog dan facebook kita, maka gue sarankan. Jadikanlah blog atau facebook lo sebagai media menjual diri, maksudnya disini adalah, banyakin foto-foto traveling lo, tulisan-tulisan traveling lo dan ikutan beberapa group traveling atau backpacking yang banyak ada di facebook.

  • Nanti, setelah terpilih. Dari satu tim petualang, akan ada tiga orang. Dari tiga orang itu terdiri dari satu orang yang bisa menulis cerita. Satu orang yang bisa motret, alias jadi fotographer, dan satu lagi adalah adventurer, entah itu dia yang biasa muncak, diving atau bahkan surfing. Nah, tinggal pilih lo masuk yang mana?

  • Kalo lo nanti masuk jadi Petualang ACI dan lo dalam kondisi kuliah atau kerja saat akan perhi. Gue saranin keluar aja kuliah atau kerja-nya !! Gue aja keluar kuliah gara-gara ACI, dan gue gak nyesel sama sekali tuh. Muahahaha…

  • LAST !! MAKAN LONTONG KARI DI SEBERANG KANTOR @ACIdetikcom !! MUJARAB, BISA BIKIN LO MASUK #ACI2012 !! (sebelum interview, gue makan lontong dulu -___-")

Begitu saja beberapa tips dari gue guys, semoga bermanfaat, dan semoga lo jadi Petualang ACI selanjutnya !! Cheers !!


Hari Selasa, Sialan !


Kebanyakan orang bakal benci hari senin, karena hari itu adalah hari dimana sekolah, kuliah dan pekerjaan mereka akan dimulai kembali setelah sebelumnya menikmati weekend, bersantai, berleha-leha bersama keluarga, sanak saudara, pacar dan selingkuhan #ehh.

Dari anekdot tersebut, maka muncullah istilah "I Hate Monday". Right ??

Tapi tidak untuk Gue, Bang Diki dan Kak Nora yang lagi ikutan trip keliling NTB (Lombok dan Sumbawa) dari program ACI detik.com selama 16 hari. Kita gak benci hari senin, kita malah trauma sama yang namanya hari selasa, hari setelah hari senin dan hari sebelum hari rabu. Bingungkan lo ??

Ada apa dengan hari selasa ? Apa yang membuat kita trauma dengan hari selasa ? Apa yang membuat kita benci dengan hari selasa ? Apa yang telah dilakukan hari selasa kepada kita ? Hari selasa itu anak siapa ? siapa ? SIAPAAAAA !!?? #mendadakemosi

Di tulisan ini, gue akan bercerita. Behind story from our trip in Lombok and Sumbawa. Tulisan ini tidak ada diartikel ACI, tidak juga dibungkus siomay. Tulisan ini tulisan terlarang ! Tulisan yang seakan kalo gue nulis disembarang tempat, maka gue akan dikutuk ! dikutuk jadi ganteng ! Wasapadalah..Waspadalah !

Tragedi Ban Pecah !

Selasa pertama adalah hari saat kita akan menuju ke Kabupaten Dompu dari Kota Taliwang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tak ada yang aneh dari perjalanan panjang ini, yang aneh cuma muka supir kita, Mang Daung. perjalanan selama hampir 12 jam menuju Kabupaten Dompu nampaknya akan mulus-mulus saja, mengingat pendamping kami Mbak Sophie lumayan hafal jalanan di Sumbawa.

Mobil Toyota Avanza yang kami gunakan-pun nampak tak ada masalah, dia sehat walafiat, segar dan bugar. Perjalanan dari Kota Taliwang menuju Dompu, kami sempatkan dulu bertandang ke Museum Dalam Loka yang dulunya adalah bekas istana di Sumbawa Besar.

Tak lama kami melihat-lihat istana yang terbuat dari kayu itu, yang membuat gue melongo adalah istana itu tak berpondasi seperti layaknya bangunan biasa. Hanya ditopang oleh pilar-pilar kayu jati sebanyak 99 buah, dan itu pun tidak menancap, hanya bertumpu ke tanah. Keren !!

Seselesainya dari Museum Dalam Loka, kami melanjutkan perjalanan menuju kabupaten Dompu. Perjalanan ini akan sangat panjang dan melelahkan. Tak ada yang menyadari bahwa disinilah kesialan kami dimulai.

Harus Berani Traveling Sendiri !!


Lagi-lagi ide postingan ini gue dapat dari twitter, beberapa teman di twitter gue suka nanya "gimana sih caranya traveling sendiri ??" | "gue gak berani traveling sendiri ah.." | "aman gak yah traveling sendirian, apalagi cewek ??" "lo kok berani traveling sendirian ??" | "gimana sih cara numbuhin keberanian buat traveling sendiri ??" | atau "gimana sih rasa indomie soto gajah ??"

Beberapa pertanyaan itu mulai menumbuhkan pertanyaan baru buat gue sendiri "memang sulit yah traveling sendiri ?? Kan tinggal packing terus pergi doang.."

Tapi ternyata kenyataannya tidak se-simple itu, banyak faktor yang membuat kita jiper duluan sebelum pergi. Mungkin beberapa faktornya adalah masalah makanan, uang, ketakutan nyasar, kesepian dan yang paling banyak menjadi penghambat seseorang untuk traveling sendirian adalah masalah keamanan ! Right ??

Sebenarnya ketakutan akan beberapa faktor yang menghambat kita untuk menjadi solo traveling adalah adanya hal yang mengganjal dalam diri kita sendiri. Saat pertama gue traveling ke Thailand, gue gugup, takut dan mendadak jadi cupu walaupun gue memang cupu -___-".

Gue takut nyasar disana, gue takut kalo gue sakit siapa yang nyuapin bubur ke mulut gue, gue takut kalo lagi jalan malem-malem diperkosa bencong dan banyak lagi ketakutan-ketakutan lain. Lantas gue berpikir, kalo gue takut gue gak akan pernah jalan !! Toh, ke-apes-an bisa terjadi dimana saja. Jangankan di Luar negeri, di depan rumah aja lo bisa ditusuk terus mati !! Jadi stigma tersebut menumbuhkan ke-nekat-an gue untuk berani pergi sendiri. Ke tempat yang sama sekali asing buat gue !!

Nah dalam postingan ini, gue mau membagi beberapa tips buat kalian yang pengen traveling sendiri untuk pertama kali, terutama ke luar negeri, baik cewe maupun cowo apalagi bencong, bisa baca tulisan ini.

1. Buatlah itinerary perjalanan, kenapa ?? Karena ini akan memudahkan lo untuk mengetahui step-step kemana lo akan melangkah. Lo bisa buat garis besar itinerary perjalanan yang akan lo lakukan, ataupun kalau lo orang yang parno-an. Lo bisa bikin itinerary se-detail mungkin, seperti naik kendaraan apa, tidur dimana, beli makanan dimana sampai ngelangkah pake kaki kiri duluan apa kanan duluan. Pokoknya detail banget !!

2. Persiapkan barang bawaan dengan teliti. Pakaian, chargeran, jaket, alat mandi, Identitas diri, dan sebagainya. (detail-nya lo bisa lihat di tulisan gue yang ini --> Apa saja yang harus dibawa untuk backpacking ke Luar negeri)

Barang bawaan gue nih kalo backpackeran :D
3. Bahasa Inggris. Biasakan lagi berbicara bahasa inggris, lo gak harus kuliah sastra Inggris dulu buat bakal lo traveling. Di Asia Tenggara, dengan modal bahasa Inggris setingkat kelas 2 SMP di Inggris, lo sudah bisa berkomunikasi kok. Seenggaknya lo tau yang basic-basic-nya, kaya nanya tempat, nanya harga dan nanya sudah punya pacar apa belum ?? (Mau traveling apa nyari jodoh ??)

Walaupun ternyata bahasa Inggris lo dibawah rata-rata waktu SMP, jangan khawatir !! Kita masih punya bahasa Internasional lain yang insyaallah di mengerti semua pihak, Yaitu BahasaTarzan Huu..Huu..Haa..Haa..

Digebukin Babon Russia di Phi Phi Island



Goblok !! adalah kata yang terucap dari mulut pacar, saat gue memutuskan untuk menjadi volunteer Thai Boxing di Reagge Bar, Phi Phi Island, Thailand.

Ini bukan yang pertama kali gue mengunjungi Phi Phi Island, sudah 2 kali terhitung gue mengunjungi pulau keren ini. 24 hours Party Island julukan gue untuk pulau ini, karena disini lo bisa pesta gak inget waktu sampai gak inget diri. Lo bisa mabok dari pagi sampai pagi lagi, lo bisa mabok pake vodka, tequilla, arak Thailand sampai spirtus rasa nanas.

Banyak banget bertebaran cafe, restoran, pub dan bar di pulau ini. Jadi gak heran kalo dimana-mana lo bisa liat bule lagi pada nongkrong sambil minum-minum. Dan salah satu Bar yang terkenal dan banyak dikunjungi turis adalah Reagge Bar yang menampilkan pertandingan Thai Boxing, LIVE dan GRATIS !!

Awalnya gue nongkrong di Reagge Bar cuma buat wifi-an sambil nyelow ngerokok, tapi entah kenapa tiba-tiba terbesit lah ide tolol gue untuk mencoba menjadi Thai Boxer. Lalu gue campaign-kan-lah niat gue di akun twitter..

"kalo followers gue nambah 20 orang sampai jam 9 malem, gue bakal ikutan jadi volunteer Thai Boxer buat lawan bule Russia"

Lagi sibuk twitteran
Sekitar dua jam lebih Timeline twitter gue rame banget pada mention-in temen-temennya buat follow gue, ada yang maksa temennya, ada yang melas-melas ke temennya, ada yang di campaign ulang ke Facebook, sampai ada yang bikin konvoi arak-arakan di jalan cuma buat followers gue nambah 20 malem itu juga. Yang secara gak langsung mereka juga pengen banget liat gue mati digebukin orang Russia yang badannya segede Babon !! Gue mulai stress !! *garuk meja*

Mengatur Budget Saat Backpacking !!


"Duit..Duiiiit.. !! kesini dong aku mau duiiiiiit.."

itulah salah satu kutipan lagu dari Dedi Dukun mengenai duit. Betapa klimaks dan penting-nya-kah arti duit untuk Backpacker ?? Jawabannya, yaiyalah lah, bego !! bukan cuma backpacker yang butuh duit. Semua orang juga butuh duit, mulai dari gembel sampai presiden aja butuh duit !!

Jadi, atas dasar duit lah gue membuat postingan ini. Banyak yang nanya ke gue, bagaimana cara mengatur masalah keuangan saat traveling ?? Bagaimana bisa, gue hanya menghabiskan duit kurang dari 3 juta untuk backpacker-an keliling Asia Tenggara, selama 24 hari ?? Dan bagaimana bisa, gue tetap terlihat keceh walaupun sering jalan-jalan ??

Mari gue beri tahu rahasia-nya..

How To Manage Your Budget While Traveling :


1. Jangan jadikan diri lo budak duit. Jangan jadikan diri lo diatur oleh uang. Sebenarnya, elo lah yang harus mengatur uang !! itulah prinsip dasar kalau lo mau jadi low cost traveler.

2. Berapapun uang yang lo punya, percayalah, lo tetep bisa traveling !! itu prinsip kedua saat ber-traveling.

(ini gue ngasih tips apa nasehatin yak? berasa Mario Teguh nih gue..Ok, mulai dari no. 3 gue kasih tips nya, bukan prinsip, apalagi hansip <-- mulai gak jelas)

3. Dari awal, lo harus tahu diri berapa duit yang lo punya. hitung bener-bener, terus sesuaikan dengan destinasi yang lo pengen. Catatan, jangan punya duit cuma 200rebu tapi lo pengen keliling dunia. Itu namanya takabur. Menyekutukan bencong. Jangan !!

4. Searching atau tanya-tanya ke Dispenser, berapa rata-rata harga untuk transportasi, penginapan dan makanan, karena 3 hal ini lah sebenarnya yang paling penting dalam mengetahui pengeluaran dari awal, terus cocokkan dengan budget yang lo punya. *ngomong sama dispenser*

24 hari !! Perjalanan #TravelinLoveSEA Gue Berakhir !!


24 hari bertualang di 5 negara Asia Tenggara bersama dengan pacar, lebih dari 12 kota Asia Tenggara di berbagai negara sudah kita jelajahi, dan sekarang perjalanan gue akhirnya harus berakhir juga. Ini adalah hari terakhir gue sebelum kembali menuju Indonesia.

24 hari, banyak banget yang sudah gue dan pacar lalui, banyak banget pengalaman yang sudah kita dapat, bukan hanya pengalaman menyenangkan dalam traveling. Tetapi pengalaman yang membuat hati gondok pun sering banget kita berdua alami.

24 hari sudah sangat cukup untuk gue mengetahui dan meng-eksplore berbagai macam kekayaan yang negara tetangga kita punya. Entah itu keindahan alam, tradisi, human interest, adat istiadat bahkan kuliner.

24 hari yang sangat melelahkan, sangat menguras emosi, dan sangat membuat gue rindu akan Indonesia.

24 hari yang semoga akan menjadi pelajaran untuk hidup gue kedepannya.

24 hari yang semoga akan menjadikan gue lebih baik dalam bersikap, berfikir dan memandang berbagai macam hal.

24 hari yang gak akan pernah gue lupain, mengekspolre Asia Tenggara bersama wanita cantik bernama Veby Melisa :)


2 February 2012, Ho Chi Minh City, Vietnam

Rumah !!


"Petualangan gue tinggal lima hari lagi !! Gue rindu rumah !!"

kalimat itu yang berkali-kali gue ucapkan pada diri gue sendiri, bukan gue gak betah atau gak kuat lagi buat berada di posisi sekarang, gue yang sedang melakukan perjalanan panjang, keliling Asia Tenggara. Tetapi, sesering-seringnya gue pergi dan dalam jangka waktu yang pendek maupun panjang, kadang rasa rindu terhadap rumah pasti sesekali muncul menyeruak. Memaksa gue menjadi makhluk lemah, merindu akan tempat yang dinamakan rumah.

Gak munafik, gue adalah orang yang senang berdiam diri di rumah, mengerjakan sesuatu yang tak berguna, dan mengulanginya terus menerus hingga keinginan untuk bertualang kembali muncul, baru gue pergi lagi ninggalin rumah.

Begitu juga dengan kalian, kan ?? Sehebat-hebatnya destinasi yang kalian kunjungi saat trip, percayalah, rumah tetap tempat paling nyaman yang bisa pernah kalian rasakan. Kadang rasa rindu akan rumah muncul ketika gue diem gak ngelakuin apa-apa, dalam perjalanan bus yang panjang, dan dalam kebosanan gue saat terpaksa harus gak kemana-mana hanya untuk mengirit uang perjalanan. Ah.. Gue rindu rumah..

28 January 2012, Siem Reap, Cambodia.

ekspresi rindu rumah


  
P.S : setdaaaaah..nape tulisan gue jadi cengeng begini, mirip sinetron-sinetron Indonesia yak -__-"


Apa itu #TravelinLoveSEA ??


Hello guys, udah lama banget gue gak update cerita yee..

kenapa bisa begitu? soalnya sekarang gue lagi nge-trip bareng pacar gue :) Kita sekarang lagi trip keliling Asia Tenggara, tentu dengan Backpacker style.

Jadi kalau lo follow twitter gue di @takdos, lo bisa liat live tweet kita selama perjalanan di Asia Tenggara dengan hashtag #TravelinLoveSEA. Jadi apa itu #TravelinLoveSEA ?? Let me explain for you, #TravelinLoveSEA adalah program trip implusif gue sama pacar gue, Veby Melisa. Kenapa implusif ??

1. Kita beli tiket pesawat ke singapur dadakan banget, tapi tetep murah.

2. Awalnya, kita beli tiket cuma buat trip di Singapur doang, tapi karena ke-nekat-an gue dan ke-lugu-an Veby yang mudah dipengaruhi, akhirnya kita malah nambah banyak banget destinasi. KITA MAU KELILING ASIA TENGGARA SEKALIGUS !!

3. Karena sudah terlanjur ganteng dan kece, maka gue buat itinerary dadakan juga, jadi rencananya kita bakal nginjekin kaki di 7 negara Asia Tenggara. Singapur, Malaysia, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja dan Vietnam.

4. Gobloknya, karena trip tinggal beberapa minggu lagi, sedangkan gue gak punya duit sepeserpun, terhitung tiga hari sebelum berangkat, dompet gue isinya cuma duit recehan sama lalat mati kejepit. Miris Boy !!

Danau Pulau Satonda, Awal Kehidupan Di Dunia



Katanya sih, judul sangat menentukan tulisan itu diminati atau tidak untuk dibaca, judul tulisan menjadi hal pertama yang memikat orang untuk membacanya, maka gue buatlah judul yang spektakuler seperti di atas. "Awal Kehidupan Di Dunia" !!

Bukan lebay bukan melebihkan, tapi Pulau Satonda memang-lah Pulau yang mengawali kehidupan di Dunia. Pulau Satonda yang memiliki danau purba berusia ribuan tahun ini memang sangat-sangat unik, banyak peneliti yang tertarik untuk meneliti Danau di Pulau Satonda. Keunikannya adalah Pulau Satonda memiliki danau berkedalaman 86 meter, kalau biasanya danau adalah berair tawar, namun Satonda memiliki danau berair asin. Bahkan asin-nya air laut kalah dengan asin-nya air danau Satonda atau bahkan ikan asin di pasar. Sumpah gue nyicip sendiri !!

Danau Satonda

Menurut peneliti, Pulau Satonda terbentuk karena letusan gunung api di dasar laut, jutaan tahun lalu. Setelah meletus dikedalaman 1.000 meter, letusannya membentuk sebuah pulau kecil yang sekarang dikenal dengan nama Pulau Satonda.

Pulau Satonda juga memiliki stromatolit, terumbu paling tua yang telah muncul sejak Archean, atau beribu-ribu tahun sebelum munculnya binatang-binatang bersel lebih dari satu. Tepatnya sekitar 3.000 juta tahun yang lalu !! Keren banget gak tuh ?? gue lagi kaya apa coba, pas 3.000 juta tahun yang lalu ?? Selain itu, Pulau Satonda juga adalah pulau yang dulunya bekas gunung api bawah laut.

Laut Pulau Satonda

Gue berkunjung ke Pulau Satonda berangkat dari Desa Calabai, setelah sebelumnya gue main air di air terjun Pulau Moyo, sesampainya di Pulau Satonda. Salah satu pemandangan yang paling menusuk mata selain air lautnya yang biru bergradasi hijau, Gue juga disambut oleh bentangan panjang anjungan atau dermaga kecil di Pulau Satonda. Bentuk dermaga kayu-nya keren !! bukan lurus seperti biasa, tapi meringkel naik turun yang katanya sih bekas kena terjangan ombak besar.

Dermaga/Anjungan Pulau

Gunung Tambora #4 (Summit Attack !!)


Hello, Guys !!

Entah kenapa sekarang gue lagi doyan banget nulis, bulan Januari belum kelar aja tulisan gue di blog udah ada 5, dan 6 dengan postingan ini. Entah karena gue lagi hobi nge-bacot apa gue lagi seneng share tentang diri gue dan pengalaman traveling gue. Pokoknya nulis sudah seperti kesenangan gue sendiri. Gue seneng denger suara keyboard yang diketik, gue seneng lihat monitor LCD gue, dan gue seneng sama pembaca-pembaca blog gue yang tetep baca tulisan absurd ini. hehe..

So, melanjutkan cerita gue di Gunung Tambora yang gue janjikan sebelumnya. Perjalanan dari pos 3 menuju pos 4 yang menyiksa sudah gue lewati dengan sehat walafiat, walaupun dibumbui dengan beberapa hal mistis selama perjalanan.

Setelah beristirahat di pos 4, kita ber-enam melanjutkan perjalanan menuju pos 5, atau pos terakhir sebelum mencapai puncak. Perjalanan menuju pos 5 tidak terlalu berat seperti pos-pos sebelumnya, tidak juga ada halangan yang berarti. Hanya beberapa dahan pohon yang tumbang dan jalanan yang agak sedikit curam.

Dua jam waktu yang diperlukan untuk mencapai pos 5 dari pos 4. Menuju pos 5, udara sudah semakin hangat dan matahari sudah mulai nampak. Kita ketinggalan menyaksikan sunrise di puncak Tambora.

Pos 5 ini adalah sebuah lahan yang cukup luas, gak sedikit pendaki yang mendirikan tenda di pos 5 untuk beristirahat, selain memang tanah datarnya yang lumayan luas, di pos 5 juga terdapat sungai kecil yang bisa diminum airnya. Tapi konon, menurut Bang Wawan, pos 5 inilah yang paling angker.

Menurut Bang Wawan, disinilah portal antara dunia manusia dengan dunia makhluk halus. Aura di pos 5 ini pun memang agak nyeremin, tempatnya yang diselimuti beberapa pohon pinus dan bambu, membuat pos 5 semakin angker. Pernah ada seorang pemburu yang meninggal di pos ini karena tertembak senapannya sendiri, entahlah karena apa, tetapi memang aura-nya gak enak banget. Beda sama Aura Kasih yang enak banget. Slurrrpp...

Hutan Pohon Pinus

Gak lama kita beristirahat di pos 5, karena memang belum terlalu capek. Akhirnya kita pun melanjutkan perjalanan menuju puncak, perjalanan dari pos 5 menuju puncak, gue sudah berasa gak kaya di hutan lagi, hamparan luas tanah vulkanik berwarna hitam yang dihiasi rerumputan membuat pandangan kembali segar. 360 derajat yang gue lihat adalah pemandangan yang spektakuler. Puncak Gunung Rinjani dan Pulau Satonda nampak jelas terlihat dari ketinggian Gunung Tambora.

look like NZ

Gunung Tambora #3 (Makin Mistis !!)


Segelas kopi, 2 bungkus rokok, playlist winamp yang asyik, menemani gue bercerita tentang kelanjutan perjalanan gue di Gunung Tambora. Perjalanan sarat petualangan.

Lanjutan cerita gue di Tambora..

Pada pukul 3 subuh, sentuhan tangan dingin dari Bang Wawan, mulai menggerayangi tubuh gue, membangunkan kita berlima dari tidur lelap. Bang Wawan terbangun terlebih dahulu karena dia mendengar ada suara banyak orang yang lagi jalan. Kaya lagi latihan baris-berbaris gitu, di lembah belakang bale-bale kita, kata Bang Wawan sih itu suara berasal dari para tentara Jepang yang sedang berjalan menelusuri Tambora.

Memang sering sekali suara-suara aneh bin misterius terdengar di pos 3, selain suara tentara jepang yang sedang berjalan, suara tangisan dari Siti, bocah wanita bisu dan gesrekan pepohonan yang seperti sedang dilalui babi hutan pun sering terdengar di keheningan malam. Tapi bagi gue, suara yang paling mengganggu adalah suara dengkuran salah satu dari kita. *uhuk* #NoMention

Pukul 3 subuh kita sudah terbangun semua, sedikit menggelinjang untuk meregangkan otot yang kaku karena tidur meringkel, kita pun siap dengan Summit Attack Tambora !!

Pos 3 Yang Horror !!

Kenapa harus pukul 3 subuh ?? Soalnya selain itu angka yang cantik (cantik dari hongkong), kita pun bakalan ngejar sunrise di Puncak Tambora yang walaupun pada kenyataannya kita boro-boro nyampe puncak tepat waktu.

Persiapan sudah di packing dalam satu backpack, kita cuma bawa beberapa hal penting saja seperti, air minum buat meredakan dahaga, biskuit buat ganjel perut yang lapar, bendera Indonesia yang bakalan gue kibarin di puncak, passpor yang siapa tau diatas ada pengecekan imigrasi dan badak jawa buat gue bakar.

Perjalanan dari pos 3 menuju pos 4 dihiasi dengan langit yang gelap gulita, gak ada penerangan sama sekali dari bulan. Track dari pos 3 menuju pos 4 ini agak bikin gue nyinyir kewalahan, gimana nggak !! Pacek penghisap darah memang sudah gak ada sekarang, tapi yang bikin perjalanan makin tambah berat adalah jalan tanah yang lebih licin disertai curam-nya tanjakan dan jurang yang menganga dipinggir kiri gue semakin membuat tegang perjalanan ditengah kegelapan malam.

Me Is My Inspiration :)

Banyak dari pembaca blog gue bertanya, darimana sih inspirasi gue sehingga gue bisa lebih memilih passion traveling daripada kuliah ?? Siapa yang menginspirasi gue ?? Kenapa akhirnya passion gue adalah traveling ?? Atau berapa harga minyak tanah di Dubai ??

Beribu-ribu pertanyaan terus terngiang-ngiang di kepala ayam, gue sendiri bingung apa yang menjadi inspirasi gue atau apa yang membuat gue seperti gue yang sekarang. So, in this post I want to tell you about myself and what makes me like now..

Siapa Gue ??

Perkenalkan, nama gue, Adis. Nama panjang gue, Adiiiiiiiiiiiiiiisssssssss..!!
Gue "mantan" mahasiswa dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB) atau yang lebih dikenal dengan nama NHI. Gue mulai memutuskan keluar kuliah pada bulan oktober 2011, kenapa gue akhirnya harus keluar kuliah?

Memang ada beberapa alasan yang bikin gue yakin kalau kampus bukan tempat yang cocok buat gue "selami". Gue gerah sama yang namanya kelas, gue bisa gila sama yang namanya tugas (padahal gak pernah ngerjain tugas)

Kebetulan juga kesempatan untuk traveling gratis datang saat gue lagi males-malesnya kuliah, dengan penuh kebimbangan dan ke-tidak-betah-an gue kuliah, akhirnya secara senang hati gue memilih kesempatan tersebut dan meninggalkan kuliah gue. Karena kesempatan itu sesuai dengan passion gue, dan passion haruslah dikejar.

Gunung Tambora #2 (Lintah I Love You !!)


Sebelum bercerita, mari gue perkenalkan tokoh-tokoh utama dalam ekspedisi mendaki Gunung Tambora kali ini, adalah :

Bang Diki : Pemuda asal Jakarta berumur 27 tahun ini (kalo gak salah) memiliki pengalaman banyak dalam hal daki-mendaki gunung, Ciremai, Rinjani dan Pangrango adalah sebagian gunung yang pernah dinaiki oleh Bang Diki, tapi masalah Gunung Kembar gue tetep jagonya !! MUAHAHAHA..

Kak Nora : Wanita bertubuh mungil dari Jakarta ini gak kalah jago dalam hal mendaki gunung. Kak Nora juga termasuk anak pecinta alam dikampusnya terdahulu. Gunung yang pernah dia daki diantaranya adalah Gunung Kinabalu di Malaysia. Keren !!

Mbak Sophie : Wanita tangguh asal Lombok yang menjadi pendamping kami selama meng-explore NTB, memang tak perlu lagi diragukan kredibilitasnya dalam mendaki gunung. Mbak Sophie juga adalah salah satu guide tangguh Gunung Rinjani.

Bang Wawan : Sahabat sekaligus porter yang kami bawa untuk menunjukan dan mengantarkan kami dalam ekspedisi Gunung Tambora. Selain sudah hafal jalan, Bang Wawan juga ternyata bisa merasakan dan melihat makhluk halus. Yang lebih gokil lagi, dia muncak cuma pake sendal jepit swallow. Shit Man !!

Mang Daung : Supir kita selama meng-explore NTB, dulunya dia adalah preman di Jakarta. Setelah tobat karena lihat kucing kawin, Mang Daung gue paksa naik gunung dengan perkataan gue "Gak ada lo gak rame.." akhirnya Mang Daung ikut bersama kami secara terpaksa. HUAHAHA..

Dan terakhir adalah,

Gue Sendiri : Pemuda bodoh dari Bandung yang salah kostum buat naik gunung. Gak pernah sekalipun naik gunung kecuali Gunung Tangkuban Perahu dan Gunung Kembar. Sekian !!

And story begin..

Melanjutkan perjalanan gue dari portal pertama Gunung Tambora, kita ber-enam (Gue, Bang Diki, Kak Nora, Mbak Sophie, Mang Daung dan Bang Wawan) berjalan penuh dengan semangat membara. Sepanjang jalan kami sering bercanda, ngelawak, nyanyi-nyanyi hingga saling lempar tai luwak.

Kopi Tai Luwak Mentah !!

Gunung Tambora #1 (Menjajal, Sang Mantan Juara !!)


Pada kesempatan gue meng-explore NTB, tidak hanya pantai dan desa-desa saja yang ada di itinerary untuk disambangi, Gunung Tambora menjadi salah satu destinasi yang paling menantang menurut gue yang juga harus bisa di taklukan.

Gimana gak menantang, gue yang sedari lahir gak pernah diajak naik gunung sekarang harus tiba-tiba siapin tekad buat naik gunung. Dari orok ampe sekarang, gunung yang pernah gue injak sampai puncak yah cuma Gunung Tangkuban Perahu doang, itu pun muncaknya pake mobil. MUAHAHAHA !!

Ada satu lagi, gunung yang pernah dan sering banget gue taklukan adalah Gunung Kembar. Gunung kembar ini gak terlalu tinggi tapi banyak sekali tipe-nya, mulai dari 32A sampai 36B. Dan gunung ini adalah satu-satunya gunung yang puncaknya enak buat dijilat. HUAHAHAHA !! *di tabok Ustadz*

Ayal tak ditanya, kenyataan tak bisa disangkal, korupsi tak bisa diberantas. Gue yang gak pernah naik gunung sekalipun harus nyiapin kaki buat muncak selama 2 hari ke Gunung Tambora. Seperti di postingan-postingan awal yang sering gue sebutkan, Gunung Tambora terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

So, Let me explain a little secret about Tambora. Dalam judul postingan di atas, kenapa gue sebut Tambora sebagai "Sang Mantan Juara" ?? Karena apa ??

Hemm..
Kasih tau gak yah..kasih tau gak yah.. *dikeplak pembaca*

Jadi gini, menurut para ahli  kosmetik , Gunung Tambora pernah menjadi gunung tertinggi di Indonesia dengan tinggi 4.300 meter yang berhasil menjadikannya sebagai raja nusantara mengalahkan gunung-gunung lain. Tetapi pada tahun 1815 yang tentunya gue belum lahir dan Fir'aun masih pake behel, Gunung Tambora mengalami penetrasi, dia mengalami ereksi yang berlebihan sehingga mengeluarkan cairan kental menggelegar (ini gue ngomongin apa yah?)

Back to Story, pada tahun 1815 Gunung Tambora mengalami letusan hebat yang mengakibatkan setengah dari ketinggiannya hilang dan banyak sekali kejadian buruk. Bukan hanya di daerah sekitar Gunung Tambora, tetapi efek-nya terasa hingga seluruh Indonesia bahkan Dunia !!

Letusan pada tahun 1815 adalah letusan gunung api paling besar di dunia (bayangkan, 4 kali lebih besar dari letusan Gunung Krakatau !! 4 kali, Man !!). Suara letusannya terdengar hingga telinga orang Padang, Palembang, Medan dan Aceh. Yah, suara letusannya terdengar hingga Sumatera yang jaraknya 2.000 km lebih dari asal gunung. Menewaskan hingga 71.000 jiwa, mengubur tiga kerajaan besar di Sumbawa, dan mengubur hidup-hidup langsung 12.000 orang jiwa, dan banyak meninggalkan benda-benda bersejarah didalamnya !! Serem banget kan !!


Catatan Penghujung Tahun 2011

Catatan Penghujung Tahun Whatever I'm Backpacker

Hello Guys, Sebagaimana kebanyakan orang yang akan menghadapi tahun yang baru. Mereka pasti bakal mengenang lagi apa saja yang mereka dapatkan, lewati, syukuri bahkan tinggalkan di tahun yang mereka lewati.

So, di postingan kali ini Gue bakal mengenang kembali apa yang pernah gue rasakan di Tahun 2011. Catatan yang jujur dari dalam hati, catatan seorang yang mencari jati diri-nya, dan belajar dari proses untuk mendewasakan diri. So, here we go, Guys !!


Januari 2011

Big Buddha, Phuket Thailand

Nampaknya ini bulan dimana Gue tahu apa yang menjadi minat diri, tahun dimana pertama kali dapet passion yang belum Gue sadari. Yah, backpacking !! melihat berbagai macam keindahan yang Tuhan suguhkan di tempat bernama Planet Bumi. meng-explore semua yang nampak terlihat indah, merasakan semua yang bisa membuat gue merasa inilah yang harus Gue kejar.

Trip pertama gue sebagai Backpacker adalah Phuket Thailand pada tanggal 17 Januari. Dengan berbekal uang seadanya dan petuah-petuah keren dari guru backpacker gue, yaitu Mas Ariyanto. Gue dengan gagah berani dan berpakaian lengkap, pergi mengunjungi Phuket. (Sumpah Gue gak telanjang)


Februari 2011

Marina Bay Sands, Singapur

Trip pertama gue ke Thailand membuahkan penyakit bernama "Virus Backpacker" !! Gue jadi addict sama yang namanya traveling !! Gue lupa diri, gue lupa nabung dan gue lupa siapa presiden Kongo cuma gara-gara yang namanya "traveling" !!

Karena virus sudah menjalar cepat, akhirnya pas nyampe banget Indonesia sepulangnya dari Thailand. Gue ditodong temen buat beli tiket ke Singapur. Gue diajak Backpacking-an lagi bulan Februari. Tanpa penolakan, akhirnya gue beli juga tuh tiket, dan akan pergi pada tanggal 17 Februari !! Traveling is never enough !!

Dengan uang 550.000 rupiah dan tiket di tangan, gue beserta 2 orang temen berangkat menuju Singapur (sebenernya gak berdua doang, sebenernya masih banyak penumpang di pesawat itu #yaiyalah). Mengelilingi Singapur dan kota tua di Melaka Malaysia, Gue cuma ngabisin duit 547.000 selama 4 hari 3 malam. Ini makin bikin gue jadi gila traveling murah !!


Maret 2011

Whatever I'm Backpacker
 
Tanggal 13 Maret 2011 adalah tanggal dimana lahirnya blog ini. Blog yang menjadi pedoman buat beberapa orang pembaca blog gue. Menulis menjadi salah satu hobi gue selain backpacking dan melorotin celana terus lari-lari binal keliling komplek.

Sejurus banyaknya postingan yang gue buat tentang backpacker-an, semakin banyak juga orang yang mulai nanya-nanya ke gue. Bukan nanya hutang, tapi nanya tentang backpacker-an yee..

Bukan cuma jalan-jalan murah, Gue pun sekarang jadi hobi banget sama nulis dan share cerita-cerita backpacking-an gue. Dan gue harap kalian bisa ngambil sesuatu yang bermanfaat dari apa yang gue tulis :)