NEW BACKPACK FROM WHATEVER



Backpacker Indonesia, continues an amazing journey, we are building on our heritage to move the products ahead. We view the products as a merging of Indonesia heritage’s values, innovation and sustainability.

We are glad to introduce you our latest development Geniroga backpack. We invite you take a look at our proud products. Geniroga born from our awareness to elevate the values of the Indonesia culture.

Geniroga derived from the word "geni" means "fire" and the Sanskrit word "roga" means "sick". Philosophically means significant forces to always defeat the enemy with ease.

Fabric made from the process of weaving. Weaving itself is an activity to make the fabric by entering the yarn feed horizontally on the threads of the warp, usually tied up in advance and already dipped into natural dyes. Natural dyes are usually made from tree roots and some are using foliage.

Indonesia known as a society full of rich culture and diversity, Geniroga is expecting to lead to a positive awareness, creates a feeling of love towards to the heritage.

Backpacker Indonesia's commitment to give all the products become a brand with high values!




Ms. Intan is working on the material to be weaved with the traditional equipment. She has been learned this skills since she was childhood.
Sasak tribe had so many varieties of weaving designs, while the traditional weaving not only from Sasak tribe. There are many islands in Indonesia which is also providing different style of designs on the fabrics. Meanwhile, the designs itself would be depending on the cultures of every places in Indonesia. Can you imagine how rich indonesia with cultures and diversity?
Women in Sasak tribe should have abillity and skill to weave the fabric
Whatever Backpacker's founder (Adis) and Sasak's senior weaver (Mrs. Yani)




Our first #BringThemHappiness event at SDN Tonjong, Desa Hariang, Kab. Sumedang, West Java










High Five For Donate:

Following into the concepts of social business movement in 2015, we are truly believe, how much you spent for purchasing our products, this is will go to donate for our charity program. Therefore, you are able to participate anytime with us. Let us spread our love and compassion through purchase Whatever Backpacker's products or else  you are only   donating Rp 50.000 means the funds would be distributed into the products and school equipment.

Bronze:

By choosing the Bronze bundle, you will be able to get 1 Geniroga Series backpack and in the same time you can save 25% off from retail price as this bundle will be selling up to Rp1.500.000 in January 2017.

Silver:

By choosing the Silver bundle, you will be able to get 1 Geniroga Series backpack + rain cover, and in the same time you can save 30% off from retail price as this bundle will be selling up to Rp1.550.000 in January 2017.

Gold:

By choosing the Gold bundle, you will be able to get 3 pieces Geniroga Series backpack and in the same time you can save Rp. 525.000 of early bid prices plus save 35% off from retail price as this bundle will be selling up to Rp4.000.000 in January 2017. Invite your friends to get too!

Platinum:

A limited edition bundle. By choosing the Platinum bundle, you will be able to get 1 Geniroga Series backpack, save 30% off from retail price and you will get a special trip to Lombok for 4 days 3 nights, include:

- Return ticket from Jakarta
- Hotel for 3 nights
- Snorkeling and Party in Gili Trawangan
- North Lombok Trip
- Transport
- 20kg Baggage
- Private trip to learning about Sasak's weaven
- And, charming guide. Yeah, that's me!

besides limited seats, this bundle will be selling up to Rp 6.100.000 in January 2017.




Ombak Sunset Hotel dan Sepotong Cinta di Gili Trawangan


Saat bikin postingan ini, gue lagi nulis sambil anteng dengerin Perfect Strengers-nya Jonas Blue featuring JP Cooper. Kalo lu gak tau Perfect Strenger, coba jangan nonton Dangdut Academy Indosiar atau Anak Jalanan mulu dan mulai denger lagu-lagunya Jonas Blue.

Terus apa hubungannya lagi itu sama cerita yang akan gue ceritakan kali ini? Let me know you, my lovely readers..

Jika Aku Backpacking Bareng Youtubers


Ok, gue lagi gabut di rumah, terus dari 3 hari kemarin gue makan indomie mulu dan ditambah gue kurang tidur, mungkin ini yang menyebabkan otak gue agak konslet buat bisa sampai mikir bikin postingan beginian. Fak!

"Youtube youtube youtube lebih dari titit.."

Pentingkah Asuransi Perjalanan?


Gue sebenernya adalah orang yang nekad. Saking nekadnya, gue gak perlu persiapan lama dan bawa peralatan lengkap waktu naik ke Gunung Annapurna. Di mana yang lain pada bawa carrier segede-gede dosa yang isinya perlengkapan naik gunung komplit mulai dari jaket biasa, jaket tebel sampai jaket anti dingin. Mulai dari obat-obatan, sleeping bag, sepatu trekking cadangan sampa tenda ukuran besar. Sementara gue? Di tas gue cuma isi 1 baju dan 1 celana ganti buat tidur, botol minuman, dan kamera, That’s it. Sisanya? Semua nempel di badan gue.

Kenapa Traveling Adalah Obat Paling Ampuh Untuk Patah Hati


Karena di bulan ini gue lagi edan, gue kepikiran nulis kayak begini. As you know, pengalaman gue traveling bareng pacar udah lumayan banyak, dan itu berbanding lurus juga dengan pengalaman patah hati gue.

Kalo gue niat rontgen, mungkin hati gue ini udah banyak tambalan dan sambungannya gara-gara sering patah.

Jijik yah anjir!?

Buat orang seumuran gue, patah hati udah gak bisa diobatin lagi sama mabok aibon, ngemil kecubung atau trek-trekan lawan ibu-ibu pake matic di jalan raya. Gak bisa.

Wisata Sehari Di Lombok Tengah


Lombok, Guemas. Lo mbok-mbok, gue mas-mas. Apasih!

Jadi gini, dari tahun 2011 Lombok mengganti bandara utamanya yang awalnya di Bandara .... yang terletak di tengah Kota Mataram, Lombok Utara. Dengan Lombok International Airport di daerah Lombok Tengah. Yang di mana, Lombok Tengah itu jauh banget dari ibu kotanya Mataram. Saking jauhnya, lu berangkat masih muda, nyampe Mataram bisa udah punya cucu dua. Saking jauhnya.

Tips dan Trik Biar Diajakin Famtrip alias Jalan-Jalan Gratis!


Cieeee yang baca-baca tulisan ini, ngarep diajak ngetrip gratis yah?

Ikutan Famtrip emang enak. Ya, gimana gak enak, mulai dari tiket pesawat PP, makan, hotel, jalan-jalan, transport, semua-semuanya dibayarin alias gratis. Ditambah kalo beruntung, lu bisa dikasih duit jajan juga yang jumlahnya lumayan dan itungannya perhari. Jadi udah jalan-jalan semua dibayarin, lu juga dapet duit jajan. Saik, gak tuh?

Gue dan Kutukan Traveling Bareng Pacar


Waktu nulis postingan ini, gue lagi ada di Bali. Trip melupakan kenangan. Iya, gue putus. 2 hari lalu pas postingan ini lagi dibuat. Nyesek. Karena ada banyak kenangan yang menyisa. 

Jijik? Wajar, anjeng!

5 Alasan Kenapa Lu Kudu Ke Bali Utara


Bosen sama postingan gue tentang Bali? Sama, gue juga bosen nulisnya. Tapi ya gimana, Bali selalu punya sesuatu yang baru buat gue share ke kalian. Dan, kan gak perlu alasan buat ke Bali, saking lu bisa ngapain aja dan seru-seruan di sini.

Nusa Penida The Underrated Destination


Pernah ke Bali? Pernah ke Sumba? Pengin ke Bali dan ke Sumba sekaligus tapi ada di satu tempat?  Nusa Penida jawabannya.

Kenapa Nusa Penida gue nilai underrated? Selain karena tempat ini minim publikasi, pamornya yang tertutupi Bali juga jadi salah satu alasannya, padahal Nusa Penida adalah salah satu destinasi yang gue kasih nilai paling tinggi dan reccomended untuk dikunjungi.

Si Lumba-Lumba di Lovina


Selain objek wisata, satwa khas daerah terkadang menjadi salah satu daya tarik untuk orang mau berwisata ke sana. Contoh, Derawan dengan Black Manta-nya, Tanjung Puting dengan putingnya puting Orang Utannya,  Nusa Penida dengan Mola-Molanya, dan Lovina dengan cewek-ceweknya yang cantik. Eh, lumba-lumbanya, deng. Maap maap..

Brahmavihara Arama, Abis Ibadah Langsung Mandi Air Panas



Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Kalo biskuit, ya Mayora.

Ini apaan sih!

Liburan di Bali kali ini, gue nyoba buat datengin tempat-tempat yang gak mainstream buat anak keren model gue. Kuta? Bosen. Legian? Ahelah. Seminyak? Pandawa Beach? GWK? Hooaaam..

Festival Lovina dan Jegeg Yang Cantik


Festival Lovina, festival yang berada di Lovina (ya, iyalah, nyet!)

Mungkin dari kebanyakan kalian belum ada yang pernah ke Lovina, karena pun pernah ke Bali, kebanyakan turis, terutama turis lokal, dan pada khususnya temen-temen gue, mereka lebih senang menghabiskan waktu di daerah Bali Selatan macam Kuta, Legian, Seminyak untuk dugem dan mabok arak di sana.

Padahal, taukah kalian? Tidak tahu? Sama.

Neraka Transportasi - Insiden Pencabulan (Part 2)


Sebelum lu baca postingan ini, ada baiknya luaca cerita sebelumnya >> Neraka Transportasi - Insiden Pencabulan (Part 1)

Kenapa? Karena kalo gak baca yang sebelumnya, lu bakal kebingungan, terus galau, terus bunuh diri. Percaya sama gue.

.......


Neraka Transportasi - Insiden Pencabulan (Part 1)


Siapa yang pengin masuk neraka? Bahkan, pemain debus asli Banten yang kebal sama api aja males buat mampir ke sana, padahal udah dikasih undangan tuh sama Dajjal disuruh ke rumahnya.

5 Alasan Kenapa Lu Harus Traveling Di Usia Muda


Titit, titit apa yang bisa nyanyi? Yak, betul! Titit Puspa!

Apaansi!

Neraka Transportasi - Mabok Laut dan Mbak-Mbak Mesum


Transportasi laut di Kalimantan, berbanding lurus dengan transportasi daratnya. Sengsara dan bikin gue pengin bunuh diri.

Perjalanan laut itu gue alami saat pulang dari Banjarmasin pas tahun 2013-an, Kalimantan Selatan, menuju Surabaya. Mari buang bayangan naik kapal Ferry yang besar, mewah dan nyaman. Untuk backpacker gembel semacam gue, kenyamanan adalah hal kesekian. Maka gue pilihlah kapal laut sebagai transportasi pulang menuju Jawa. Murah, tapi bikin marah-marah.

5 Tempat Belanja Murah di Bangkok yang Banyak Orang Gak Tau!


Bagai sayur tanpa garam, bagai dangdut tanpa goyang, bagai anak emo tanpa poni gondrong. Mungkin itu yang ada dipikiran cewek-cewek kalo lagi traveling... traveling ya harus belanja. Banyak!

Itulah yang terjadi dengan perjalanan gue bareng pacar ke Bangkok beberapa hari kemarin. Sebelum berangkat ke Thailand, gue udah wanti-wanti ke pacar..

4 Tempat Makan (Food Market) Murah di Bangkok


Kalian tau, sinonim dari kata Bangkok adalah “Kenyang Bego”?

Iya, saking banyaknya makanan enak di sini, kayaknya waktu makan 3 kali sehari gak akan cukup buat idup di Bangkok. Rasanya, lu kudu bikin aturan baru buat perut lu, jadi di mulai dari sarapan – makan pagi ke siang – makan siang – makan siang ke makan malem -  makan pertengahan siang dan malem – makan hampir ke makan malem – makan malem – makan abis makan malem – makan tengah malem – sahur – dan kembali ke sarapan.

Bed Station, Hotel Strategis dan Instagram-able di Bangkok


Sebelumnya, yang mau tau gimana travel hack transport di Bangkok, lu bisa baca postingan ini dulu >> Travel Hack Bangkok

Dan untuk para pencari penginapan murah seharga kurang dari 50.000, mungkin lu bisa langsung skip artikel yang gue tulis ini. Tapi, kalo bajet lu sekitar 100.000-an, dan pengin penginapan yang strategis, keren, bisa maen PS4, nge-beer gratis, breakfast gratis, fasilitas lengkap, dan instagram-able, lu bisa pilih Bed Station.

Tranpsortasi, SIM Card, dan Tips Travel Hack Murah Selama Di Bangkok Thailand


Saat tulisan ini dibuat, gue lagi ada di daerah Siam, di hotel Bed Station, di lantai 6, di kamar dorm room nomer 6C dan di kasur tingkat atas, yang mana, di kasur bawah ada pacar gue lagi cemberut sambil maen hape gara-gara abis gue marahin karena belanja mulu kagak berenti-berenti. GIRLS!

Dari Greenbowl Sampai Penglipuran, Desa Terbersih Di Dunia


Ini kali ke-23.021 gue ke Bali. Tapi namanya Bali, ada aja sesuatu yang baru buat dikunjungin. Apalagi sama pacar. Ihik!

Dan di postingan kali ini, gue mau cerita tentang salah satu pantai yang masih jarang banget di datengin orang, padahal letaknya sebelahan banget sama Pandawa Beach yang lagi tenar-tenarnya itu. Namanya Greenbowl, atau kalau dalam bahasa Syria artinya adalah “Aku Yahudi”, dalam bahasa Romawi Kuno artinya “Aku Cinta Israel” dan dalam bahasa Ciwidey adalah “Kumaha Sia!”

Tipe Traveler Berdasarkan Zodiak Mereka


Ngomongin zodiak, ada kisah lucu di mana gue baru nyadar kalo zodiak gue ini Taurus. Jadi, selama gue lahir ampe gue SMP, gue kira zodiak gue itu gemini. Makanya, dulu gue pernah beli gelas yang gambarnya  gemini. Begitu nyadar kalo zodiak gue si banteng alias taurus, gue langsung seruduk gelas itu ampe pecah. Pala gue bocor.

Anyway, di postingan kali ini, gue bakal bahas nih beberapa tipe traveler menurut zodiaknya mereka. Dan ini gue ambil dari karakter beberapa temen gue yang udah pernah ngetrip bareng gue, so gak banyak bacot, cekidot!

Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Capricorn ini adalah tipe traveler yang easy going. Mereka diajak kemana juga mau mau aja. Ke pantai, ayok. Ke hutan, kemon. Ke gunung, lets go. Cuma mereka bakal nolak kalo diajak ke akhirat.

Otong Lenon Si Backpacker Bangsat #2


Pesawat mulai berjalan, Otong bisa merasakan dari getarannya dan tukang tambal ban yang mengacungkan jempol tanda ban pesawat sudah selesai ditambal dengan karet bekas ban tamiya.

Di sini lah perjalanan pertama Otong Lenon sebagai backpacker dimulai!

Gimana Caranya Travel Blogger Dapet Uang?


Ehem!

Jadi begini, sebagai travel blogger, gue lumayan sering diundang jadi pembicara. Dan dari beberapa kesempatan menjadi pembicara itu, gue sering dapet pertanyaan dari penonton, kayak:

“Bang, kenapa sering dapet jalan-jalan gratis, gak?” Gue anak soleh soalnya.

“Bang, gimana caranya dapet duit dari blog?” Wah, panjang.

“Bang, rambut lu kira-kira ada berapa helai?” Ada 23.214.984 helai.

“Bang, tau password twitter mantan saya, gak? Saya mau hack dia.” Tau. MantanGueAlay

Dan, pertanyaan absurd lainnya.

Jadi, sesuai judul di atas. Gue mau bahas dan ngasih beberapa tips buat kalian, nih. Darimana aja  Travel Blogger dapet duitnya? Langsung aja, yah!